Apple Akan Lakukan Uji Coba Koneksi 5G

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Apple merencanakan untuk melakukan uji coba menggunakan koneksi 5G di dekat kantor pusatnya di California. Apple telah mendatangani formulir uji coba pada tanggal 23 Mei 2017 waktu setempat. Hal tersebut seperti diungkapkan oleh FCC.

Seperti dilansir dari Bussines Insider, rencana Apple untuk melakukan uji coba koneksi 5G hanya akan dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi milimeter wave atau mmWave. Ini adalah teknologi yang sama digunakan oleh startup Starry untuk mencoba mengirimkan layanan internet nirkabel Gigabit ke rumah-rumah.

Di dalam formulir tersebut, Apple menyampaikan bahwa mereka sedang mencari kinerja koneksi selular yang bisa menyediakan kondisi jalur langsung dan multi jalur antara stasiun transmisi dan penerimanya. Melalui uji coba ini, nantinya akan dapat diperoleh data teknikal yang terkait dengan pengoperasian perangkat pada koneksi 5G.

Konsep 5G sendiri masih belum jelas karena secara formal belum diklasifikasikan oleh organisasi yang menentukan standarisasi. Secara umum penerus teknologi LTE ini dipahami mampu menyajikan kecepatan Gigabit dengan menggunakan mmWave teknologi.

Oleh karena teknologi mmWave mentransmisikan data pada frekuensi tinggi, maka panjang gelombangnya antara 30 Ghz dan 300 Ghz. Teknologi ini juga mampu mengurangi latensi dan memperluas kapasitas transmisi data, sehingga memungkinkan untuk memperkecil ukuran antena dan menghadirkan antena multi-band yang lebih kuat pada sebuah perangkat.

Pada uji coba itu nanti Apple akan mengirimkan data dari dua lokasi yang telah ditentukan yaitu fasilitas Apple di Cupertino dan Milpitas, California. Transmisi tersebut akan konsisten dengan parameter dan perlengkapan milik Apple yang disertakan pada formulir 442. Selain itu, antena yang digunakan adalah ‘horn antena’ dengan setengah kekuatannya pada 20 derajat E-plane dan H-plane serta sudut antena antara 20 – 25 derajat. Apple juga akan mengantisipasi bahwa masa uji coba tidak lebih dari 12 bulan.

Pada uji coba Apple hanya akan menangani perangkat keras yang ada hubunganna dengan pembuatan iPhone terbaru. Ada kemungkinan mereka juga tengah mencari pemasok modem yang lain, karena adanya kasus dengan Qualcomm.

Disamping itu masih banyak tugas yang harus diselesaikan seperti jaringan infrastruktur yang merupakan bagian dari perusahaan telekomunikasi, para pembuat chip dan organisasi-organisasi yang membuat standarisasi. Sebelum ponsel pintar yang kita gunakan memiliki logo baru di pojok kiri atas. Ini masih memerlukan waktu sekitar dua atau tiga tahun lagi.

Sementara itu sejumlah operator di Amerika seperti AT&T, Verizon, Sprint dan T-Mobile telah mengumumkan akan melakukan uji coba untuk versi 4G LTE yang lebih cepat. Secara teori ini telah membantu menyiapkan dasar dari masa depan teknologi 5G.

Disisi pembuat chip, Samsung, Qualcomm dan Intel juga telah mengumumkan perangkat keras yang telah mendukung teknologi 5G. Sementara, organisasi standarisasi untuk telekomunikasi 3GPP tengah mempersiapkan standar resmi untuk 5G yang akan diluncurkan pada paruh kedua tahun 2017 dengan uji coba secara menyeluruh dan dengan jadwal implementasi pada tahun 2019.(hh)