Burger King Luncurkan Crypto Currency di Rusia

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Restoran cepat saji Burger King telah meluncurkan mata uang kripto yang diberi nama WhopperCoin di Rusia. Para pelanggan bisa mengklaim satu coin dari setiap rubel yang mereka belanjakan untuk Whopper sandwich.

Para pelanggan Burger King di Rusia nantinya akan bisa membeli Whopper dengan menggunakan uang virtual, setelah mereka berhasil mengumpulkan 1,700 whoppercoin.

Pihak Burger King juga akan meluncurkan aplikasi untuk Android dan Apple bulan depan, jadi para pelanggan mereka dapat menyimpan, membagikan dan memperjual belikan whoppercoin yang mereka miliki.

Buger King bekerja sama dengan startup uang digital Waves untuk membuat dan menjalankannya. Perusahaan teknologi tersebut akan menjalankan sebuah program yang mencatat dan melacak koin – koin tersebut, seperti siapa saja yang memilikinya dan digunakan untuk apa saja.

Para pelanggan akan dapat mengklaim koin mereka dengan memindai tanda terima dengan menggunakan ponsel pintar. Crypto currency milik Burger King tersebut memiliki sebuah sistem yang berdiri sendiri, secara teknis hampir mirip dengan Bitcoin, tapi tetap berbeda.

Ini artinya perusahaan dapat mematikan sistem apabila ditemukan adanya penyalahgunaan. Dalam sebuah pernyataan, pihak Wave mengatakan telah membuat satu milyar whoopercoin yang digunakan pada skema loyalitas itu.

Kepala Komunikasi Luar, Burger King Ivan Shestov, mengatakan skema itu akan merubah whooper menjadi sebuah kendaran untuk berinvestasi. Di media sosial, sejumlah orang menceritakan bagaimana mereka telah berhasil mengklaim whoppercoin setelah menikmati makan di Burger King, Rusia.

Dr Garrick Hileman, seorang peneliti dari Cambridge Centre untuk alternatif keuangan, mengatakan bahwa Burger King merupakan salah perusahaan dengan merek besar yang telah memiliki crypto currecny sendiri, tapi ia melihat yang lain akan menyusul.

“Mungkin saja McDonald akan mengijinkan seseorang membayar Big Mac dengan whoppercoin yang mereka miliki,” ujarnya seperti dikutip dari BBC.

“Sepertinya para pesaing Burger King akan lebih mudah menerima indepeden crypto currency seperti bitcoin,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan oleh Profesor Emin Gun Sirer dari Universitas Cornell yang juga menjabat sebagai Direktur di Initiative for Cryptocurrencies. Melalui cuitannya di Twitter, ia mengatakan akan lebih banyak lagi yang membuat dengan bentuk skema lainnya.

“Misalnya saja seperti reward poin, ini juga akan bagus digunakan sebagai skema,” ujarnya.

Namun, ia juga mengingatkan bisa saja uang digital seperti ini nantinya digunakan untuk pencucian uang dan pembayaran ranswomware.(hh)

Sumber