Cincin Ini Ubah Jari Menjadi Ponsel

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Ada kalanya kita merasa malas untuk menggunakan ponsel pintar dan mungkin kita juga berpikir kenapa kita harus berbicara dengan seseorang dengan memegang sesuatu yang cukup berat dengan periode waktu yang lama. Bagaimana kalau bisa berbicara dengan menggunakan jari kita? Sepertinya sekarang sudah bisa dilakukan.

Tahun lalu perusahaan Kickstarter bernama Innomdle Lab memperkenalkan sebuah gelang yang diberi nama Sgnl. Gelang ini akan bergetar secara perlahan untuk mengirimkan audio melalui tulang jari dan ke tulang telinga kita. Istilah profesionalnya dikenal dengan “Konduksi Tulang”. Memang bisa berfungsi, tapi audio yang dihasilkan tidak terlalu bagus, tidak sebagus kalau kita menggunakan headset Bluetooth, tapi pastinya kita masih mendengar suara.

Seperti dilansir dari The Verge, sebuah perusahaan Kickstarter lainnya bernama Origami Labs, hadir dengan ide yang sama. Namun, berbeda dengan Sgnl, Origami Labs, memutuskan menggunakan perangkat berbentuk cincin yang diberi nama ORII, sehingga getaran yang dihasil akan merambat dengan jarak relatif lebih dekat.

Cara kerjanya hampir sama dengan Sgnl yaitu memanfaatkan konduksi tulang untuk mengirimkan gelombang suara melalui jari ke telinga kita. Singkatnya perangkat ini memanfaatkan tubuh kita sebagai perantara untuk mengirimkan getaran suara ke telinga.

ORII menggunakan koneksi Bluetooth untuk menerima panggilan suara dari ponsel pintar dan mengirimkannya ke telinga menggunakan tulang. Selain di gunakan untuk membuat dan menerima panggilan, ORII dapat juga digunakan untuk berinteraksi dengan ponsel pintar melalui asisten suara berbasis AI (Artificial Intelligence).

Selain itu ORII juga dapat digunakan untuk menampilkan pemberitahuan seperti ponsel pintar melalui lampu LED. Untuk mendukung semua ini, tersedia aplikasi ORII untuk iOS dan Android yang dapat digunakan untuk menyesuaikan notifikasi.

Sementara daya tahan baterai ketika digunakan untuk berkomunikasi sekitar satu jam dan 45 jam untuk standby serta ORII juga anti air. Sebelum pengiriman dilakukan, akan ada pengukuran cincin terlebih dahulu, sehingga kita akan menerima sesuai ukuran jari kita.

Harga yang ditawarkan saat ini adalah 119 dolar Amerika atau sekitar 1,5 juta Rupiah. Pengiriman akan mulai dilakukan pada bulan Februari 2018. Sepertinya pengembangannya belum final, jadi masih akan banyak hal yang akan berubah, khususnya pada kualitas dan dukungan fitur – fiturnya.(hh)