Disney Ubah Ruangan Menjadi Tempat Pengisian Daya Nirkabel

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Beberapa tahun terakhir sistem pengisian daya nirkable telah berkembang dengan pesat. Saat ini sudah banyak ponsel yang mengadopsi teknologi tersebut. Namun, masih ada kekurangannya, karena kita harus meletakkan perangkat kita diatas permukaan sebuah alat yang masih terhubung dengan sumber listrik.

Sebuah perusahaan di Amerika Serikat bernama uBeam telah mengembangkan sebuah sistem pengisian daya nirkable menggunakan teknologi ultrasonic. Dengan teknologi tersebut maka impian untuk pengisian daya yang sama sekali tidak menggunakan kabel akan menjadi sebuah kenyataan.

Masa Depan Pengisian Daya Tanpa Kabel di Tangan Disney
Ruangan serta komponen uji coba yang dilakukan Disney Research

Sebuah proyek penelitian dilakukan oleh Disney Research, dimana penelitian tersebut bisa menjadi sebuah revolusi nyata untuk sistem pengisian daya pada perangkat tanpa kabel. Dengan sistem yang dikembangkan oleh Disney akan memungkinkan kita memasuki ruangan yang otomatis akan melakukan pengisian daya pada perangkat kita, tanpa melibatkan adanya kabel sama sekali.

Sistem yang digunakan adalah Quasistatic Cavity Resonance (QSCR) yang uji cobanya telah dilakukan pada sebuah laboratorium di Disney Research Center. Agar sistem tersebut dapat berfungsi maka semua bagian dari ruangan harus terbuat dari logam. Ini akan membentuk area magnetic yang akan menyediakan daya untuk perangkat mobile dan sistem pencahayaan.

Menurut penciptanya sistem QSCR ukurannya bisa disesuaikan dan dapat digunakan pada perangkat kecil ataupun di sebuah ruangan yang luas. Apabila ada ruangan yang tidak terbuat dari metal, maka pada ruangan tersebut dapat dipasang beberapa kumparan yang memiliki frekuensi yang sama dengan medan magnitnya. Daya yang dihasilkan akan didistribusikan melalui kapasitor-kapasitor yang akan melindungi ruangan dari medan listrik, sehingga menjadi aman.

Pada simulasi yang telah dilakukan, sistem tersebut mampu mendistribuiskan daya sampai dengan 1.9 kW, mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh FCC. Jadi radiasi yang ditimbulkan tidak membahayakan manusia. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, daya sebesar 1.900 watt itu dapat digunakan untuk mengisi baterai dari 320 ponsel secara bersamaan.

Memang saat ini ruangan dimana uji coba dilakukan dirancang khusus untuk keperluan itu. Namun, para ahli yakin nantinya akan dapat diterapkan pada struktur rumah biasa. Misalnya dengan menggunakan cat yang memiliki sifat konduktif atau menggunakan panel modular. Tingkat efisiensi pada sistem ini sekitar 40 persen dan 95 persen, tergantung dimana posisi pengguna berada tentunya.

Sistem yang telah dirancang oleh Disney Research Center ini merupakan sebuah revolusi yang akan merubah cara kita melakukan pengisian daya pada perangkat elektronik. Bahkan ini bisa jadi merupakan akhir dari penggunaan kabel untuk mengisi baterai ponsel, tablet dan komputer. Sebuah impian dari para pencinta teknologi yang telah diimpikan bertahun-tahun akan menjadi kenyataan.(hh)