Facebook Hapus Fitur ‘Trending’ Topik

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Facebook Inc (FB.O) mengatakan bahwa mereka akan menghapus fitur ‘Trending’ topik yang mengumpulkan berita populer dari jejaring sosialnya, tujuannya adalah untuk memastikan pengguna melihat berita dari sumber yang dapat dipercaya dan berkualitas.

Aktif sejak 2014, fitur ini menyoroti tiga berita teratas yang sedang tren di platform tersebut, walaupun cara Facebook memutuskan berita mana yang harus dimasukkan ke dalam trending topik sering menjadi sebuah pertanyaan.

Langkah yang diambil oleh Facebook ini, secara efektif akan diberlakukan mulai minggu depan. Hal ini juga sebagai upaya dari layanan jaringan sosial terbesar dunia tersebut untuk memerangi penyebaran berita palsu di platformnya. Dimana hal ini telah menjadi pusat distribusi berita di beberapa tempat.

Trending topik menyumbang kurang dari 1,5 persen klik ke penerbit berita, Facebook mengatakan postingan blognya bahwa mereka sedang menguji cara untuk menampilkan berita termasuk ‘berita terkini’ dan ‘berita hari ini’, pada bagian khusus untuk lokal berita.

Kualitas berita di Facebook telah dipertanyakan setelah dugaan adanya campur tangan Rusia untuk spammer nirlaba dan lain-lain yang telah menyebarkan laporan palsu di situs jejaring social tersebut, termasuk selama kampanye pemilihan presiden Amerika pada tahun 2016.

Facebook dalam beberapa tahun terakhir telah membuat perubahan pada fitur Trending topics untuk menghindari adanya bias ideologis ataupun politik.

Sebagai ganti dari Trending topik, Facebook akan fokus untuk memberikan berita berkualitas tinggi dan handal melalui ponsel dan video, di area di mana pengguna terlihat tertarik untuk mendapatkan informati mengenai berita terbaru.

Facebook juga mengatakan penghapusan Trending topik akan “memberi jalan” untuk produk berita masa depan. Tidak jelas apakah itu berarti itu Facebook telah merencanakan sesuatu yang lain untuk feed beritanya, atau tindakan tersebut hanya sebuah langkah untuk mengambil pendekatan yang berbeda dalam mendistribusikan berita di tempat pertama.(hh)

Sumber