Google Lens Tunjukkan Bagaimana Kecerdasan Buatan Jadikan Hidup Lebih Mudah

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Inti dari konferensi pengembang Google’s I/O ,sekali lagi menjadikan kecerdasan buatan sebagai tema dan misi Google untuk masa depan. Kecerdasan buatan sekarang telah masuk ke dalam segala hal yang dilakukan Google, dan salah satunya melalui Google Lens.

Platform Google Lens menggabungkan kemajuan paling mutakhir dari komputer dan pemrosesan bahasa dengan kekuatan penelusuran Google. Dengan melakukan hal tersebut, maka Google dapat membuat argumen yang meyakinkan kenapa dengan mengembangkan kecerdasan buatan akan menghasilkan lebih banyak perangkat lunak yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh pengguna.

Selain itu, akan memberikan contoh mengenai apa yang dapat dilakukan oleh kecerdasan buatan bagi konsumen. Jadi bukan hanya sekedar untuk sistem di pusat data, jaringan periklanan atau untuk penggunaan perangkat keras yang lebih terbatas seperti speaker pintar.

Jadi Lens dalah mesin yang digunakan oleh Google untuk melihat, memahami, dan merambah dunia nyata. Ia berfungsi pada kamera perangkat lunak Google seperti Google Assistant. Setelah di umumkan pada konferensi I / O tahun ini, maka dapat digunakan pada kamera ponsel pintar Android tingkat atas.

Dengan menggunakan Lens, maka apa pun yang dapat dikenali manusia dapat dikenali oleh Lens. Termasuk benda-benda dan lingkungan, orang dan binatang, dan potongan teks apa pun yang muncul di rambu-rambu jalan, layar, menu restoran, dan buku. Dari sana, Google menggunakan basis pengetahuan penelusuran luasnya untuk memunculkan info seperti tautan pembelian untuk produk dan deskripsi dari Wikipedia mengenai tempat-tempat terkenal. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi kepada pengguna mengenai keadaan lingkungan mereka dan semua objek dalam lingkungan tersebut.

Yang paling mengesankan dari Google Lens adalah kemampuannya untuk mengurai teks dan mengekstraknya dari dunia nyata. Landasan dasar fitur ini telah diletakkan pada produk seperti Google Translate yang dapat merubah tulisan marka jalan atau menu restoran dari bahasa asing ke bahasa si pengguna ponsel pintar hanya dengan mengambil foto. Kini fitur tersebut telah disempurnakan dan dikembangkan menjadi Lens.

Dari demo yang diperlihatkan, sebuah halaman mengenai masakan Italia dipindai, maka hasilnya gambarnya dapat ditemukan di Google Image dan bahkan menghadirkan pula YouTube video yang menjelaskan bagaimana cara memasaknya. Sudah pasti pengguna juga dapat menterjemahkan judul menu dari Bahasa Italia ke Inggris hanya dengan memilih bagian tertentu dari menu. Selanjutnya kita dapat membuat Salinan dari tulisan dan meletakkannya dimana saja di ponsel pintar. Disinilah keunggulan dari Google terlihat, bahwasanya ia berhasil memadukan produk-produknya sekaligus.

Selain itu, kemampuan lain dari Lens adalah menggunakannya pada Street View. Dengan menggunakan Lens pengguna dapat mengambil foto dari sebuah tempat, benda, orang dan binatang yang selanjutnya langsung di proses oleh mesin pencarian untuk menampilkan informasi dari objek didalam foto tersebut. Namun, saat ini fitur ini masih dalam batas uji coba, tetapi Google memastikan bahwa fitur ini akan segera hadir disemua ponsel pintar termasuk perangkat-perangkat buatan Apple.(hh)

Sumber