ICT Summit 2016: Gerbang Potensial Dukung Transformasi Digital di Indonesia

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Jakarta – Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) telah menyelenggarakan ICT Summit 2016 yang digelar bersamaan dengan pameran Communic Indonesia dan Broadcast Indonesia 2016. Kegiatan tersebut bertempat di Jakarta International Expo mulai Rabu (31/8/2016) sampai dengan Sabtu (3/9/2016).

Gelaran ICT Summit 2016 itu dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), hadir pula pada acara tersebut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), Kristiono dan Presiden Direktur PT. Pamerindo Indonesia, Ben Wong.

Communic Indonesia 2016 merupakan pameran komunikasi dan teknologi informasi, sementara Broadcast Indonesia 2016 adalah pameran multimedia digital dan teknologi entairtenment.

“Kedua pameran tersebut diadakan sebagai gerbang potensial bagi Indonesia dalam transformasi digital,” ujar Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Kristiono.

Kristiono mengatakan Indonesia telah menjadi sebuah daya tarik baik itu dari domestik ataupun global dalam pembangunan industri ICT dan ekonomi digital.

Pameran tersebut diikuti oleh lebih dari 28 negara, sekitar 264 peserta hadir meramaikan acara pameran tersebut. Selain itu, dalam rangka membuka wawasan mengenai adanya beraneka ragam isu, tren serta perubahan yang memberikan dampak serta pengaruhnya pada bidang teknologi komunikasi dan penyiaran di Indonesia. Para pelaku usaha dari perusahaan terkemuka dan pejabat pemerintahan berkumpul untuk melakukan diskusi dan saling bertukar pemikiran dalam menghadapi hal-hal tersebut.

Dalam sambutannya Jusuf Kalla menyampaikan bahwa telekomunikasi setiap satu setengah tahun berubah teknologinya sehingga tentu dibutuhkan inovasi dan kreativitas terus menerus. Pameran ITC pentingnya selalu supaya tidak ketinggalan teknologi.

Ia juga menambahkan perlunya semua orang harus beradaptasi dengan perkembangan cepat teknologi komunikasi.

Pada kesempatan yang sama Menkominfo Rudiantara menjelaskan bahwa Indonesia merupakan pasar potensial bagi industri telekomunikasi dan multimedia digital. Peningkatan yang terjadi pada industri telekomunikasi di Indonesia senantiasa selalu berada di urutan kedua sesudah keuangan dan perbankan.

“Ini memberi sinyal industri ICT tumbuh besar rata-rata 8 persen. Itu bisnis menggiurkan di Indonesia,” jelasnya.

Presiden Direktur PT Pamerindo Indonesia, Ben Wong pada sambutannya menyampaikan, Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, oleh karena itu sangat penting bagi Indonesia agar dapat menyerap serta memiliki keahlian di bidang teknologi digital, sehinnga mampu mengambil kesempatan dari pasa global yang ada sekarang ini.

Ia juga berpendapat bahwa industri lokal sepatutnya perlu dibantu agara bisa kontinue berinvestasi, sehingga dapat memperbaiki nilai mereka dan akhirnya dapat berkompetisi di pasar global.

“Pameran Communic Indonesia dan Broadcast Indonesia akan membantu menghubungkan para pelaku industri lokal dengan para pakar internasional guna untuk terus memacu pertumbuhan ini,” jelas Ben Wong.