Inggris Lakukan Uji Coba Shuttle Bus Tanpa Pengemudi

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Jakarta – Warga masyarakat di Inggris akan segera merasakan bagaimana rasanya menggunakan shuttle bus tanpa pengemudi. Tiga minggu kedepan sekitar 100 orang akan berpergian menggunakan purwa rupa shuttle bus yang akan menempuh jalur yang telah disediakan di Greenwich, London.

Kecepatan yang mampu ditempuh kendaraan tersebut mencapai 16.1 km/jam dan akan dikontrol oleh komputer. Namun, pada uji coba tersebut akan tetap diawasi oleh petugas yang telah dilatih khusus, sehingga bila diperlukan shuttle bus dapat dihentikan.

Menurut Oxbotica, perusahaan yang membuat shuttle bus, ada sekitar 5,000 warga masyarakat yang mengajukan diri untuk ambil bagian dalam uji coba tersebut.

“Jumlah orang yang telah memiliki pengalaman menggunakan kendaraan tanpa pengemudi sangat sedikit, jadi ini merupakan kesempatan bagi mereka untuk melihatnya secara langsung,” ujar Graeme Smith, Chief Executive Oxbotica seperti dikutip dari BBC.

“Kami berharap bisa mendapatkan kepercayaan dari warga masyarakat agar kendaraan seperti ini dapat hadir ditengah-tengah mereka,” lanjutnya.

“Selain itu kami juga akan mempelajari bagaimana sikap orang saat berada di dalam kendaraan ketika sedang berjalan,” imbuhnya.

Di dalam shuttle bus tersedia empat kursi penumpang dan tidak ada alat kemudi ataupun rem. Pada uji coba shuttle bus akan dilengkapi lima kamera dan tiga buah laser yang akan membantu kendaraan tersebut dalam melakukan navigasinya. Jalur yang ditempuh sekitar tiga kilometer, sepanjang sungai di dekat O2 Arena di London. Dimana jalur tersebut digunakan juga oleh para penjalan kaki dan orang-orang yang menggunakan sepeda.

Jarak pandang dari kendaraan tersebut mencapai 100 meter dan secara otomatis akan berhenti apabila mendeteksi adanya halangan didepannya. Dalam keadaan darurat disediakan alat pengereman darurat yang dapat digunakan apabila diperlukan.

“Kendaraan tersebut telah di desain untuk menjaga keselamatan penumpang dan penjalan kaki yang ada disekitarnya,” jelas Graeme.

Direncanakan shuttle bus tanpa pengemudi itu akan dapat digunakan untuk publik pada tahun 2019 serta akan hadir di beberapa wilayah lain.

Ini bukanlah yang pertama masyarakat Inggris diundang untuk bepergian menggunakan kendaraaan tanpa pengemudi. Baru-baru ini di Milton Keynes, Oxbotica memperbolehkan para wartawan mencoba mobil tanpa pengemudi, bahkan pengawas lalu lintas pun diajak ikut serta dalam perjalanan tersebut.

Selain di Inggris, beberapa negara lain juga tengah melakukan uji coba kendaraan tanpa pengemudi.

Januari lalu, di Las Vegas uji coba terhadap bus tanpa pengemudi diadakan. Pada Agustus 2016, sebuah perusahaan Singapur nuTonomy menjadi perusahaan pertama yang menyediakan kendaraan tanpa pengemudi untuk publik yang dapat dipesan melalui aplikasi mobilenya.

Jadi, Indonesia kapan menyusul?(hh)