Intel Perlihatkan Chip Kecerdasan Buat Mirip Otak Manusia

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Seperti kita ketahui tokoh – tokoh dibidang teknologi seperti Elon Musk dan Bill Gates telah mengingatkan bahwa di masa depan mesin – mesin bisa lepas kendali. Baru – baru ini sebuah pengumuman dari Intel membuat masa depan itu menjadi semakin dekat.

Seperti dilansir dari Engadget, belum lama ini Intel Labs telah mengembangkan chip pertama di dunia yang memiliki kemampuan belajar secara mandiri dan neuromorphic.

Chip baru ini akan memiliki jaringan neuron yang mampu meningkatkan fungsi sebuah perangkat elektronik. Chip tersebut diberi nama Loihi yang didesain untuk meniru cara kerja otak manusia dan belajar bagaimana bekerja menggunakan feedback dari lingkungannya. Hal yang paling menarik adalah chip itu tidak akan tergantung pada koneksi internet.

Loihi tidak perlu dilatih dengan cara tradisional dan ia secara otomatis akan semakin pintar seiring waktu. Jadi, pada dasarnya Loihi akan berusaha bekerja seperti otak manusia dan menggunakan pembelajaran mesin dengan cepat dan lebih baik.

Loihi menggunakan paku – paku plastik dan sinapsis yang dimodulasi sebagai fungsi waktunya. Ini terinspirasi dengan cara bagaimana neuron berkomunikasi dan belajar. Saat ini chip tersebut masih dalam tahap ujia coba dan sekarang telah menawarkan pembelajaran pada chip yang fleksibel.

Jenis chip seperti ini akan memberikan perilaku kecerdasan buatan (AI) yang kita inginkan misalnya saja seperti robot – robot dan perangkat lain dapat belajar sendiri saat mengerjakan tugas – tugasnya.

“Chip ini memiliki potensi yang sangat besar untuk memperbaiki industri automotif dan aplikasi industri lainnya termasuk robot – robot pribadi,” ujar Intel.

Para peneliti juga telah mendemonstrasikan kemampuan belajar rata – rata 1 juta kali lebih baik apabila dibandingkan dengan yang menggunakan jaring paku neural. Loihi juga 1000 kali lebih hemat energi jika dibandingkan dengan komputer normal yang digunakan untuk pelatihan sistem. Berikut ini beberapa highlight dari Loihi:

  • Berbasis pada Intel 14nm proses
  • Total 130,000 neuron dan 130 juta sinapsis
  • Setiap core neuromorphic mesin pembelajaran sendiri
  • Sepenuhnya terdiri dari asynchronous neuromorphic yang memiliki banyak core yang saling terhubung

Intel merencanakan akan memberikan chip tersebut ke universitas dan institusi penelitian terkemuka yang memang fokus pada kecerdasan buatan pada awal tahun 2018. Tujuannya adalah untuk menguji kemampuan chip pada aplikasi kecerdasan buatan guna mendorong pengembangan selanjutnya.(hh)

Sumber