Loh Kok Apple Perlu Aplikasi Android?

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Setelah diperkenalkannya iPhone pada tahun 2007 dan peluncuran iPad pada tahun 2010 menyebabkan dunia ponsel dan tablet berubah. Perubahan itu tidak hanya terjadi pada ponsel, tetapi sekaligus merubah dunia komputer.

Selain itu, yang paling mengesankan adalah dimana Apple merubah dunia di luar industri komputer. Salah satunya ada bisnis musik melalui iPod dan iTunes di awal tahun 2000. Hadirnya iPod dan iTunes menghilangkan penggunaan CD dan para pecinta musik cukup mengunduh musik favorit mereka.

Keberhasilan Apple dalam merubah bisnis musik karena iTunes merupakan aplikasi cross-platform. Ketika Apple memperkenalkan iTunes versi Windows pada April 2013, iPod dan iTunes semakin meroket. Malahan kebanyakan pengguna iPod dan iTunes adalah pengguna Windows.

Saat ini Android merupakan sistem operasi untuk ponsel pintar terpopuler di dunia dan musik streaming sudah menjadi satu bagian yang tidak dapat terpisahkan bagi pencinta music. Untuk itulah Apple juga akan membuat aplikasi musik untuk Android.

Untuk memenuhi kebutuhannya untuk terus berlanjut tumbuh, Apple akan melakukan segala upaya agar dapat mendominasi industri lain yang berada di luar bisnis komputer, sama halnya seperti yang telah dilakukannya pada industri musik. Dan bisnis yang paling menjanjikan bagi Apple adalah e-commerce.

Adanya tren di Cina yang menyarankan adanya platform pesan instan untuk B2C berkembang menjadi sebuah cara dalam berbelanja. Dengana adanya perantara pesan instan membuktikan bisnis menjadi lebih aman dan terotentikasi dengan baik, sehingga e-commerce perlu dilengkapi dengan adanya layanan konsumen.

Facebook menyatakan lebih dari 330 juta pengguna aplikasi Messengernya melakukan komunikasi mengenai bisnis melalui platform yang mereka sediakan dan kebanyakan orang memilih untuk berinteraksi melalui aplikasi pesan instan dari pada melalui telepon.

Apple ingin menyaingi kesuksesan Facebook dengan aplikasi Messengernya. Oleh karena itu pada bulan Juni tahun lalu mereka telah meluncurkan fitur baru pada iMessage bernama Business Chat. Minggu ini Apple telah mengumumkan bahwa Business Chat akan hadir sebagai fitur baru di iOS 11.3 yang akan datang. Namun, hanya tersedia bagi pengembang, dan akan diluncurkan pada publik di musim semi.

Dengan adanya Business Chat memungkinkan para konsumen berkomunikasi secara real time, sehingga fitur akan sangat bermanfaat jika digunakan pada layanan konsumen, menjadwalkan pertemuan dan support untuk masalah teknik. Disamping itu, konsumen dapat melakukan pembayaran melalui Apple Pay yang tersedia di dalam Business Chat.

Hanya saja, Apple Business Chat bukan aplikasi cross-platform, dan tidak tersedia di Android. Berbeda dengan pemain B2C lain seperti WeChat, Facebook Messenger dan WhatsApp yang baru saja meluncurkan WhatsApp versi bisnis yang semuanya cross-platform.

Jadi apabila Apple ingin mendominasi dan merubah dunia e-commerce berbasis aplikasi pesan instan, maka mereka perlu mengikuti cara yang telah mereka lakukan pada iTunes dan Apple Music playbook yang telah mendukung aplikasi cross-platform. Oleh karena itulah Apple memerlukan aplikasi versi Android baik untuk iMessages dan Apple Pay. Kalau tidak mereka tidak akan pernah bisa menguasai ranah e-commerce berbasis aplikasi pesan instan.(hh)

Sumber