Masyarakat Indonesia Rindu Smartphone dan Aplikasi Lokal

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Jakarta – Dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke 23, Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) hari ini, Kamis, 1 Desember 2016, menyelenggarakan Dialog Akhir Tahun dengan tema “Indonesian Economy and ICT Outlook 2017”, di Sumba Room, Borobudur Hotel, Jakarta

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Menteri PPN/Bappenas RI dan Menteri Keuangan RI. Serta sekaligus peluncuran Buku Bunga Rampai Pemikiran MASTEL untuk Indonesia dengan judul “Membangun Indonesia di Era Cyber”dan aplikasi mobile MASTEL.

Pada kesempatan itu dihadirkan pula hasil survey yang merupakan kerja sama MASTEL dengan APJII. Tujuan dari survey ini adalah untuk melihat dan mengenali kesiapan dari masyarakat Indonesia dalam menghadapi serta mendukung visi digital Indonesia kedepannya.

“Presiden sudah sudah menyampaikan mengenai visi negara kita untuk menjadi negara dengan digital ekonomi terbesar di regional. Tentunya pelakunya seluruh rakyat Indonesia, tapi kalau didalam era digital milenial kita menjadi harapannya menjadi lapisan yang terdepan yang merupakan prime over dari industri,” ujar Kristiono didalam sambutannya.

Selain itu, hasil survey tersebut memperlihatkan adanya potensi dan keinginan masyarakat Indonesia untuk adanya produk smartphone dan aplikasi lokal. Jadi ditengah serbuan ponsel impor dan aplikasi dari luar atau ternyata masyarakat Indonesia masih merindukan produk smartphone dan aplikasi lokal.

Pada pembukaannya Ketua Umum MASTEL Kristiono, juga menyampaikan informasi mengenai dibentuknya Koperasi Digital Indonesia Mandiri, yang merupakan hasil inisiatif MASTEL dan APJII untuk membangun kembali kemandirian rakyat Indonesia. Diawal tahun sudah diinformasikan bahwa defisit neraca perdagangan Indonesia untuk industri ICT menjadi penyumbang defisit nomer dua. Oleh karena itulah Mastel bersama APJII merespon kebijakan-kebijakan pemerintah tersebut dengan mengambil inisiatif untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang nyata melalui kolaborasi ini.

Pada kesempatan itu diluncurkan pula Buku Bunga Rampai Pemikiran MASTEL untuk Indonesia dengan judul “Membangun Indonesia di Era Cyber”. Buku ini merupakan edisi pertama yang isinya adalah kumpulan tulisan dari seluruh item diskusi yang pernah dilakukan oleh MASTEL selama tahun 2016.

Hasil diskusi tersebut kemudian ditulis ulang oleh beberapa anggota MASTEL dan disunting oleh Mastel Institute. Kalau kita lihat spektrumnya cukup luas, mulai dari aspek regulasi, tata kelola, teknologi, industri, dan bahkan ada tulisan-tulisan yang sifatnya lebih praktis yang kaitannya dengan himbauan atau rekomendasi kepada pemerintah.

Mudah-mudahan dengan adanya buku ini bisa menjadi masukan bagi seluruh stake holder industri ICT di Indonesia termasuk pemerintah. Direncankan kedepannya setiap enam bulan secara reguler MASTEL bisa menerbitkan sebuah buku yang seperti yang luncurkan pada hari ini. Sebagai upaya memberikan pencerahan dan masukan bagi pemerintah.

Pada ulang tahun kali ini luncurkan aplikasi mobile MASTEL untuk smartphone berbasis Android dan iPhone. Dimana pada ulang tahun sebelumnya telah diluncurkan website MASTEL. Untuk versi android sudah bisa didownload, sementara untuk iPhone akan segera hadir dalam waktu dekat ini.

Dengan adanya aplikasi mobile ini diharapkan komunikasi akan lebih mudah, karena sekarang komunikasi sudah banyak yang dilakukan dengan menggunakan smartphone. Untuk itulah versi mobile diperlukan agar bisa lebih menjembatani komunikasi antara anggota dan dapat membantu memberikan informasi kepada masyarakat di Indonesia.(hh)