Menkominfo : Perlu Adanya Peraturan Menteri Untuk Aplikasi Game

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyampaikan bahwa sebelum lebaran akan ada peraturan menteri untuk aplikasi game. Hal ini disampaikannya usai acara “Seminar Literasi Digital” di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, Sabtu, 4 Juni 2016.

Pemerintah akan mengeluarkan Peraturan Menteri yang mengatur soal rating dari aplikasi permainan di gadget. Dimana di dalamnya akan diatur klasifikasi usia dan kontennya.

Menkominfo menyatakan pihaknya akan menilai semua aplikasi game online yang ada di Indonesia. Tujuannya meminimalkan masalah pornografi dan game yang marak di kalangan anak-anak.

“Sebelum Lebaran, akan ada peraturan menteri dan saat ini sudah ada pembicaraan untuk itu,” kata Rudiantara seperti yang dikutip dari TempoTekno.

Pada kesempatan itu Rudiantara juga menyampaikan bahwa nanti akan melibatkan departemen lain untuk membantu menilai aplikasi tersebut. Departemen yang akan terlibat diantaranya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Dimana sebelumnya Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memang pernah mendesak Kemenkominfo agar segera melakukan penindakan untuk game online yang berbau kekerasan dan pornografi.

Menurut Rudiantara, tujuan dikeluarkannya peraturan itu nanti, supaya para orang tua bisa juga mengetahui aplikasi game online yang sering digunakan oleh anak-anak mereka. Di dalam peraturan itu nanti akan ada pembagian jenis game berdasarkan faktor usia. “Ada yang bisa untuk 3 tahun atau 3+, ada yang 10+,” jelasnya.

“Artinya, semua orang harus mengetahui, bahwa ada aplikasi game yang hanya dipakai untuk sampai dengan 3 tahun misalkan. Ada yang 10 plus. Kalau di Indonesia kan batas anak-anak itu 18 tahun,” ujar Rudiantara.

Rudiantara juga menjelaskan selain bekerja sama dengan departemen dan instansi yang terkait, pihaknya juga bakal melakukan kerja sama dengan pihak pembuat game yakni Game Developer Indonesia. Disamping itu pemerintah juga sedang melakukan persiapan untuk penetapkan Hari Game Indonesia. “Setelah itu, kita lawan game internasional dengan mengembangkan game dalam negeri,” pungkasnya.