Perusahaan Keamanan Asal Rusia Bantah Tuduhan Pekerjaan Mata – Mata

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Perusahaan keamanan asal Rusia Kapersky Lab telah membantah tuduhan bahwa mereka bekerja sama dengan lembaga intelijen Rusia. Tuduhan tersebut timbul setelah sebelumnya ada kecurigaan dari media dan pemerintah Amerika Serikat.

Situs berita Bloomberg mengatakan telah adanya terlihat email – email yang memperlihatkan Kapersky telah mengembangkan sebuah alat untuk badan intelijen Rusia.

Oleh karena itulah pada hari Selasa, pihak Administrasi Layanan Umum (General Services Administration) pemerintah Amerika Serikat menghapus Kapersky Lab dari daftar penjual yang disetujui.

Namun, sekarang pihak Kaperksy Lab bersikeras bahwa tidak ada hubungan antara mereka dengan pemerintah manapun. Kapersky Lab dikenal dengan aplikasi anti virusnya dan produk – produk keamanan siber untuk kalangan bisnis.

Di dalam laporannya Bloomberg menulis telah melihat email – email antara Eugene Kapersky selaku Chies Executive dan pegawai senior dari Kapersky Lab yang menjelaskan adanya proyek keamanan siber yang sepertinya diminta oleh pihak layanan intelijen Rusia FSB.

Di dalam emailnya, Eugene Kapersky menjelaskan mengenai alat untuk melindungi dari serangan – serangan dan juga mampu untuk melakukan perlawanan secara aktif.

Bloomgberg memberi kesan bahwa alat tersebut tidak hanya untuk menangkis serangan siber, tetapi juga mampu mengumpulkan informasi mengenai peretas yang membuatnya dan informasi inilah yang akan disampaikan kepada pihak intelijen Rusia.

Di dalam email tersebut, Eugene Kapersky juga mengatakan bahwa perangkat lunak tersebut suatu saat nanti akan dijual kepada perusahaan – perusahaan di seluruh dunia.

Pada bantahannya pihak Kapersky Lab mengatakan bahwa komunikasi tersebut telah disalah artikan atau dimanipulasi untuk mencoba membuat berita yang menarik dari pihak media.

“Kapersky Lab sangat terbuka mengenai adanya permintaan bantuan guna menolong para pengeak hukum di seluruh dunia dalam memerangi ancaman siber, termasuk juga di Rusia dengan menyediakan keahlian di bidang keamanan siber khususnya malware dan serangan siber,” ujar pihak Kapersky Lab.

Walaupun demikian pihak Administrasi Layanan Umum Amerika telah menghapus Kapersky Lab dari daftar penjual yang disetujui oleh pemerintah, setelah dilakukan peninjauan dan pertimbangan yang matang.

Dalam pernyataannya lebih lanjut, pihak Kapersky Lab mengatakan bahwa perusahaan mereka tidak pernah atau mau menolong pemerintah manapun di dunia dalam melakukan upaya mata – mata siber.

“Kapersky Lab yakin bahwa tuduhan yang dilayangkan kepada mereka benar – benar tidak bisa diterima tanpa adanya bukti – bukti yang kuat untuk mendukung tuduhan yang tidak mendasar tersebut,” ujar pihak Kapersky Lab.

Bahkan dalam pernyataannya, Eugene Kapersky menawarkan untuk bertemu dengan pemerintah Amerika Serikta dan menyediakan sumber kode dari aplikasinya untuk di audit.(hh)