Regulasi Adalah Salah Satu Solusi Terbaik Bagi Industri Seluler dan Masyarakat Indonesia

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Regulasi Telekomunikasi Dan Dampaknya Terhadap Industri Seluler dan Masyarakat

Regulasi Adalah Solusi

Dalam rangka menghadirkan kondisi yang baik untuk berkompetisi di industri telekomunikasi seluler, pemerintah dalam hal ini Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) telah menerbitkan regulasi-regulasi dalam rangka mengawasi kegiatan operator seluler di Indonesia. Dengan adanya regulasi ini tentunya memberikan dampak tidak langsung baik bagi industri dan masyarakat.

 

Keadaan  Sebelum Adanya Regulasi

Pertumbuhan dibidang teknologi telekomunikasi di Indonesia untuk sekarang ini sudah mencapai puncaknya. Khususnya untuk pada industri telekomunikasi seluler. Kondisi jauh berbeda dibanding 5 tahun yang lalu.

Kala itu jumlah operator seluler pun tidak sebanyak seperti sekarang dan hanya di dominasi oleh beberapa operator seluler saja. Saat ini telah bermunculan banyak operator seluler yang berkompetisi di industrik telekomunikasi seluler.

 

Jangkauan Telekomunikasi Masih Terbatas

Disamping itu, jangkauan telekomunikasi pun masih terbatas belum merata. Hal ini karena telekomunikasi seluler biayanya masih cukup mahal. Jadi hanya segelintir orang saja yang mampu menggunakan layanan tersebut.

Selain itu belum semua wilayah dapat dijangkau oleh telekomunikasi seluler. Apalagi untuk wilayah timur, karena disana komunikasi masih harus melalui satelit. Untuk penggunaan microwave link masih terbatas untuk area perkotaan saja.

 

Sulitnya Membuka Usaha di Industri Telekomunikasi Seluler

Dikarenakan belum ada regulasi yang khususnya mengatur telekomunikasi seluler mengakibatkan tidak ada operator lain yang berani hadir bersaing di industri seluler. Ditambah biaya infrastruktur serta operasional untuk sebuah perusahaan telekomunikasi memerlukan dana dalam jumlah besar.

 

Regulasi-Regulasi Yang Diterbitkan Oleh Depkominfo

Guna mengatur kondisi untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang telah di uraikan diatas. Pemerintah dalam hal ini melalui Depkominfo menerbitkan sejumlah regulasi untuk bidang telekomunikasi.

 

Peluncuran Proyek Palapa Ring

Untuk meningkatkan pemerataan akses telekomunikasi di Indonesia, pemerintah mengadakan pengembangan jaringan telekomunikasi yang dikenal dengan Palapa Ring.

Dengan adanya proyek Palapa Ring ini, maka sebanyak 33 provinsi, 440 Kota/Kabupaten akan terhubung dengan kapasitas 320 GB sampai dengan 4 TB dengan menggunakan kabell optik. Diharapkan kedepatannya semua daerah di Indonesia sudah tersentuh oleh teknologi telekomunikasi.

 

Pemanfaatan Menara Untuk Bersama

Depkominfo juga mengeluarkan Peraturan Menteri No. 2 Tahun 2008 tentang penggunaan menara bersama. Dengan adanya peraturan ini diharapkan penggunaan menara akan lebih efisien. Dimana biaya penggunaannya harus sesuai dengan  biaya investasi, operasi, dan keuntungan yang wajar serta tertutup untuk investasi asing.

 

Tarif Interkoneksi Diturunkan

Selain pemanfaatan menara bersama, regulasi lain yang dikeluarkan adalah penurunan tarif interkoneksi. Penurunan tarif interkoneksi merupakan bagian dari upaya agar penyelenggara telekomunikasi yang baru tidak terbebani biaya-biaya yang timbul dari inefisiensi penyelenggara yang lain.

 

Dampak Regulasi Pada Industri Seluler Dan Publik

 

Terhadap Industri Seluler

Adanya pengurangan biaya dan efisiensi dalam pembangunan telekomunikasi

Dengan dikeluarkannya regulasi-regulasi yang jelas mengenai pengaturan pemakaian menara bersama, tarif interkoneksi yang diturunkan serta regulasi lainnya. Hal ini tentunya berdampak pada efisiensi dan penghematan biaya. Sementara penurunan tarif interkoneksi sangat membantu para pendatang baru di industri seluler, karena biaya yang mereka keluarkan lebih efisien.

Menghadirkan Persaingan Yang Lebih Kompetitif

Iklim persaingan usaha di industri seluler pun menjadi lebih kompetitif dengan dikeluarkannya regulasi-regulasi oleh pemerintah. Sehingga kondisi semakin kondusif, ini bisa dilihat dengan banyaknya bermunculan operator-operator baru.

Meningkatnya Penghasilan Operator

Penghasilan yang didapatkan oleh para operator seluler pun terlihat adanya peningkatan. Ini adalah dampak dari persaingan usaha yang kompetitif sehingga banyak konsume mampu menggunakan jasa mereka.

 

Dampak Regulasi Terhadap Kehidupan Masyarakat banyak

Bangsa Menjadi Cerdas Dengan Adanya Pertumbuhan Teknologi

Bisa dilihat saat ini pengguna seluler telah tumbuh pesat. Hampir semua kalangan dan usia menggunakan seluler untuk keperluan sehari-hari. Bahkan dengan maraknya penggunaan seluler, penggunaan telepon rumah menurun.

Apabila jumlah masyarakat Indonesia yang menggunakan sudah banyak, maka ini artinya dengan pemanfaatan teknologi tersebut, telah membantuk mewujudkan kecerdasan bangsa.

 

Kesimpulan

Tujuan utama adanya regulasi adalah untuk menghadirkan suasana yang kondusif, sehingga persaingan usaha menjadi lebih kompetitif dan dapat menjadi teknologi telekomunikasi bagian dari kesejahteraan masyarakat di Indonesia.

Adanya tiga elemen yaitu pemerintah, industrsi seluler dan masyarakat harus berjalan berdampingan sehingga menjadikannya sebuah sinergi yang mampu memberikan kemakmuran bagi masyarakat.