Samsung Buat Mesin Penambang Mata Uang Kripto

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Bisnis semikonduktor Samsung sedang booming, baru – baru ini perusahaan asal negeri ginseng tersebut berhasil menyalip Intel sebagai pembuat chip terbesar di dunia. Namun, Samsung tidak berhenti berinovasi atas kemenangannya. Malah mereka saat ini ingin memperluas pasarnya dengan membuat prosesor khusus untuk menambang mata uang kripto.

Seperti dilansir dari The Verge, Samsung telah mengkonfirmasikan adanya proses pembuatan perangkat keras yang dirancang khusus untuk penambangan mata uang kripto seperti Bitcoin dan Ethereum.

“Samsung saat ini terlibat dalam pembuatan chip penambangan mata uang kripto. Namun, kami tidak dapat mengungkapkan secara detail mengenai pelanggan kami, ” ujar juru bicara perusahaan tersebut kepada TechCrunch.

Chip ini dikenal dengan nama ASIC (Application-Specific Integrated Circuits) , atau dalam bahasa Indonesianya adalah rangkaian terintegrasi khusus untuk aplikasi. ASIC adalah prosesor yang telah dirancang khusus untuk satu tugas komputasi, yang bertentangan dengan prosesor multi-fungsi yang biasa digunakan pada komputer dan telepon.

Seiring nilai mata uang kripto yang meningkat, begitu juga permintaan akan chip seperti ini. Dalam kasus bitcoin, mata uang dibuat dengan memecahkan masalah matematika, dengan perhitungan ini jugalah integritas transaksi bitcoin terjaga. Karena semakin sedikit bitcoin yang ditambang, masalah matematika ini menjadi semakin sulit. Hal ini menyebabkan para penambang beralih dari penggunaan kartu grafis terintegrasi normal, ke GPU yang dirancang untuk bermain game, dan sekarang ke ASIC yang dibuat khusus.

Tidak jelas produk apa yang akan dibuat oleh Samsung. Namun, menurut laporan dari media di Korea, sepertinya Samsung akan bekerja sama dengan perusahaan asal Taiwan, TSMC. Saat ini perusahaan tersebut memasok chip untuk sejumlah perusahaan yang didirikan semata-mata hanya untuk menambang mata uang kripto, termasuk salah satunya Bitmain yang berbasis di China. Guna memenuhi permintaan untuk chip ini, pihak perusahaan telah menambahkan sekitar 350 juta dolar sampai dengan 400 juta dolar untuk pendapatan kuartalannya, seperti dijelaskan oleh TSMC.

Jumlah itu bisa dibilang kecil jika dibandingkan dengan pendapatan 69 miliar dolar yang dihasilkan setiap tahunnya dari bisnis chip Samsung. Penambangan mata uang kripto saat ini merupakan bisnis yang cukup sibuk, tetapi bukan berarti itu akan sangat menguntungkan bagi mereka yang menjual sekop yang terbuat dari silikon.(hh)

Sumber