Sekarang Kontrol Permainan Virtual Reality Bisa Dengan Pikiran

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Teknologi realitas maya (Virtual Reality) telah berkembang dengan cepat akhir – akhir ini. Namun, masih ada pertanyaan mengenai cara yang efektif untuk berinteraksi dengan dunia maya tersebut.

Baru – baru ini kita melihat banyak perangkat aneh yang digunakan untuk berinteraksi ketika menggunakan perangkat VR. Ada sepatu, kursi dan juga hover board, sementara untuk penggunaan badan untuk berinteraksi ketika menggunakan perangkat VR masih belum berhasil diwujudkan.

Sebuah perusahaan startup asal Boston, bernama Neurable telah meluncurkan perangkat yang dapat digunakan untuk berinteraksi pada VR dengan menggunakan otak atau pikiran.

Teknologi brain bomputer interface (BCI) buatan Neurable mendeteksi aktifitas otak melalui electroencephalography (EEG) dan menterjemahkan sinyal dari otak menjadi tindakan tertentu pada suasana VR. Tujuann nanti dikembangkannya teknologi BCI dapat berfungsi di semua jenis platform. Namun, sebagai awalnya akan fokus pada permainan VR.

Baru – baru ini mereka telah mendemonstrasikannya di SIGGRAPH, Los Angeles. Pada demo permainan VR tersebut menggunakan HTC Vive yang sudah di integrasikan dengan teknologi BCI. Permainan berjalan tanpa menggunakan tangan sama sekali untuk berinteraksi. Jadi pemain bergerak, mengambil benda dan bertarung dengan robot hanya dengan menggunakan pikiran mereka saja.

Pada sebuah interview, CEO Neurable, Ramses Alcaide menjelaskan bagaimana teknologi itu menggunakan dua mode yang berbeda untuk mendapatkan hasil yang akurat.

“Dengan murni menggunakan EEG mode, maka ini akan menentukan objek mana yang kita inginkan dan nanti akan dibawakan langsung. Sementara dengan Hybrid BCI mode kita dapat menggunakan mata kita seperti layaknya sebuah mouse untuk memilih objek dalam suasana VR,” jelasnya.

Pada video tersebut diperlihatkan cara demonstrasi dan pengetesan kalibrasi dari sistem. Pada mode tersebut, pendeteksi mata tidak diaktifkan, jadi setiap objek yang dipilih dikontrol sepenuhnya melalui BCI. Setiap objek yang berkedip, sistem mendeteksi otak menandai kedipan tersebut.

Permainan VR merupakan target awal dari perusahaan startup tersebut dalam rangka memperbaiki dan mengembangkan sistem BCI. Pada tahap ini teknologi akan dikirimkan kepada para pemain dan pengembang VR. Namun, kedepannya Neurable berharap teknologi yang mereka kembangkan dapat menjadi bagian fundamental VR dan platformnya di masa depan.(hh)

Sumber