Video Game Ini Dibuat Oleh Elon Musk Ketika Usianya 12 Tahun

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Semua orang yang bergelut di dunia informasi teknologi pasti mengetahui bahwa game computer pertama di dunia Donkey.bas dibuat oleh Bill Gates pada tahun 1981. Tapi, belum tentu semuanya mengetahui kalau Elon Musk juga menciptakan video game pertamanya di usia 12 tahun.

Seperti dilansir dari halamannya Fossbytes, ternyata Elon Musk juga membuat video game pertamanya saat ia berusia 12 tahun, ketika tinggal di Afrika Selatan. Game yang dibuat oleh Elon Musk ini dikenal dengan nama “Blaster” dan sudah pasti ada unsur pesawat ruang angkasanya di dalam video game tersebut.

Perlu dicatat juga bahwa Elon Musk sudah mulai memikirkan mobil listrik dan cara murah untuk mengembangkan komunitas Mars pada usia 12 tahun. Namun, hal buruknya adalah permainan yang dibuatnya itu tidak pernah dirilis ke publik.

Ternyata walaupun tidak pernah diliris, permainan buatannya itu sempat muncul walaupun hanya berupa “screeshot” dalam ukuran besar yang ada di buku Ashlee Vace ‘Elon Musk: Tesla, SpaceX, and Quest for Fantastic Future’ yang diterbitkan pada tahun 2015.

Sekarang kita semua mungkin berpikir kenapa jadi mendadak membicarakan tentang permainan “Blaster” buatan Elon Musk. Karena baru-baru ini, mantan engineer Google yang sekarang bekerja untuk SpaceX,Tomas Lloret telah memberikan sebuah kehidupan baru kepada “Blaster”.

Jadi dia telah menghadirkan kembali permainan tersebut dengan versi HTML5 yang dapat berjalan di aplikasi browser. Tomas Lloret menggunakan sumber kode permainan arcade yang diterbitkan oleh majalah “PC and Office Technology” yang terbit pada tahun 1984. Jadi pada tahun 1984, perusahaan penerbit tersebut telah membayar Elon Musk sebesar 500 dolar untuk kode sumber permainannya.

Jalan permainan dari “Blaster” sendiri sangat sederhana dan mungkin sudah banyak yang memainkan game yang serupa. Jadi pada awal permainan kita akan mendapatkan lima pesawat ruang angkasa untuk menghancurkan musuh dengan menembak mereka. Sebagai balasannya kita akan mendapatkan sesuatu yang disebut “Status Beam”

Kalau permainannya dibandingkan dengan game arcade pada eranya mungkin tidak bisa bersaing dengan semua game arcade yang ada pada waktu itu. Namun, paling tidak disini menunjukkan kepada kita semua bagaimana seorang anak laki-laki berusia 12 tahun telah berhasil membuat sebuah permainan. Hal yang menarik adalah ia hanya membutuhkan waktu lima hari untuk membuat video game dengan membaca panduan “how to program” yang dirancang untuk diselesaikan dalam waktu enam bulan.(hh)

Sumber