WhatsApp Uji Coba Fitur Mirip Snapchat

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Jakarta – Baru-baru ini diketahui WhatsApp tengah melakukan uji coba sebuah fitur baru yang cara kerjanya mirip Snapchat. Dengan fitur baru ini pengguna nantinya dapat membagikan status baru, dimana pengguna dapat melakukan penyetelan tambahan untuk memperlihatkan perasaan mereka serta melampirkan video didalam statusnya. Seperti dilansir dari Techcrunch.com.

Selain itu pengguna juga dapat melakukan penambahan komponen-komponen lain pada status mereka, dengan menambahkan emoji. Namun, pada taraf uji coba ini, status akan otomatis hilang setelah 24 jam dibagikan. Saat ini fitur ini sudah didistribusikan kepada pengguna yang terdaftar sebagai penguji beta. Perangkat yang digunakan oleh para penguji ini adalah Android dan iOS yang sudah di root.

Pada WhatsApp di perangkat Android telah ditambahkan menu tab ‘Status’. Posisinya diantara ‘Chat’ dan ‘Calls’. Selama ini pengguna dapat melihat status didaftar kontak dan juga pada profil pengguna. Hal ini tidak akan berubah, hanya saja WhatsApp akan memberikan dorongan kepada penggunanya untuk berbagi sesuatu yang sifatnya lebih visual.

Sama seperti dengan Snapchat pengguna dapat mengabil foto atau merekam video kemudian membaginya melalui status. Untuk itu disediakan pula fasilitas untuk mengedit foto dan video yang akan mereka bagikan. Seperti menggambar tulisan warna warni dan mengatur posisi emoji. Pada foto atau video pengguna juga dapat menambahkan keterangan (caption) mengenai konten yang mereka bagikan.

Pada aplikasi beta konten status yang dibagikan hanya berlaku untuk 24 jam dan tidak ada pilihan manual untuk pengguna menghapus status mereka atau mengatur berapa lama status tersebut aktif. Namun, pengguna dapat mengatur siapa saja dalam daftar kontak mereka yang dapat melihat statusnya. Pilihan bisa dilakukan secara manual dengan memilih beberapa saja atau semua dapat melihat statusnya.

Alasan kenapa WhatsApp menambahkan fitur ini, karena setelah diluncurkannya Snapchat mampu menjadi salah satu layanan berbagi paling populer. Bahkan jumlah video yang dibagikan pun meningkat drastis hingga mancapai 10 milyar video pada April 2016. Untuk itulah WhatsApp juga mencoba mengambil kesempatan itu.

Facebook selaku pemilik WhatsApp telah meluncurkan beberapa fitur melalui layanan yang mereka miliki, misalnya seperti Instagram yang juga dimiliki oleh Facebook telah meluncurkan Instagram Stories yang disebut dengan Messenger Day dan tengah dalam taraf uji coba juga.

Akhir-akhir ini Facebook lebih memfokuskan layanannya pada konten video, karena telah terbukti melalui video keuntungan dari iklan turut menambah pendapatan. Dengan banyaknya jumlah pengguna WhatsApp saat ini maka Facebook yakin ada pendapatan yang akan mereka peroleh melalui tayangan iklan pada konten video di status WhatsApp.

Namun, dengan adanya tayangan-tayangan iklan di WhatsApp tentunya Facebook harus mencari yang terbaik, sehingga tidak mengganggu kenyamanan dari para pengguna WhatsApp. Dengan adanya status yang berupa channel video ini sepertinya akan memberikan jalan bagi mereka untuk mulai melakukan kampanye marketing mereka melalui pengguna yang saat ini telah terkoneksi.