Clubhouse Versi Android akan Rilis Bulan Mei

logo huawei

Aplikasi obrolan audio Clubhouse menjadi salah satu aplikasi media sosial terpopuler saat ini. Aplikasi yang kini tersedia secara ekslusif untuk perangkat iOS dan satu-satunya cara agar dapat bergabung adalah dalam bentuk undangan. Menurut laporan terbaru menyebut bahwa aplikasi ini akan hadir untuk Android pada bulan Mei mendatang.

Pengembang Android dari aplikasi obrolan audio Clubhouse Mopewa Ogundipe mengatakan lewat akun Twitter-nya bahwa aplikasi Clubhouse versi Android sedang dalam pengerjaan.

Selain itu, peneliti Morgan Evetts juga mengungkapkan bahwa rilis versi Android Clubhouse dijadwalkan sekitar bulan Mei 2021. Co-founder Paul Davison bulan lalu telah mengonfirmasi bahwa perusahaan sedang berupaya menghadirkan aplikasi ke platform seluler Google dalam beberapa bulan mendatang dan belum ada tanggal rilis yang pasti.

Dilansir dari situs Android Headlines, Clubhouse telah hadir secara eksklusif untuk iOS sejak diluncurkan pada Maret tahun lalu. Aplikasi ini masih terbatas pada sistem keanggotaan khusus undangan. Konsep percakapan sosial berbasis audio telah terbukti revolusioner, menjadikannya sangat populer.

Baru-baru ini diketahui ada 10 juta pengguna aktif mingguan, meskipun dalam versi beta pribadi. Ketersediaan umum selanjutnya dapat meningkatkan pengadopsiannya di seluruh dunia.

Kedatangannya di Android akan memperluas jangkauannya. Perusahaan telah beberapa kali menegaskan pentingnya mendukung basis pengguna Android meskipun sejauh ini belum ada kemajuan yang signifikan dalam hal ini. Tapi tampaknya Clubhouse sekarang mulai menguji aplikasi secara internal untuk Android.

Bagi mereka yang tidak terbiasa, Clubhouse adalah aplikasi media sosial baru yang menantang dan mengubah cara kita mendiskusikan berbagai hal secara online. Alih-alih mengetik, Clubhouse memungkinkan orang mendiskusikan berbagai topik melalui obrolan suara. Pengguna dapat membuat ruang obrolan sendiri berdasarkan topik yang mereka minati dan mengundang orang untuk bergabung.

Siapapun dapat berpartisipasi dalam percakapan ini dengan “raising their hand”. Ini terbukti menjadi format yang populer karena tidak butuh waktu lama bagi platform lain seperti Twitter, Facebook, dan Discord untuk mulai mengembangkan fitur serupa untuk jaringan mereka sendiri.(na)