5G Menjamin Efisiensi Frekuensi dan Jaringan Heterogen 2G-3G-4G

Home Forums Kebijakan Strategis, Telekomunikasi, Penyiaran, Internet & Data, Pendidikan dan Pelatihan 5G Menjamin Efisiensi Frekuensi dan Jaringan Heterogen 2G-3G-4G

Tagged: 

Viewing 2 posts - 1 through 2 (of 2 total)
  • Author
    Posts
  • #13955

    5G Menjamin Efisiensi Frekuensi dan Jaringan Heterogen 2G-3G-4G

    Rekan2 yang baik,

    Kata orang, apabila tidak kenal maka tidak sayang.
    Oleh karena itu harus sering2 diperkenalkan dan diangkat.

    Sewaktu diskusi kelompok fokus Mastel tentang 5G, ada saran agar dicari istilah yang lebih populer seperti “Digital” dll. yang sudah dikenal oleh Instansi dan masyarakat. Silahkan, bagus apabila ada istilah yang lebih populer. Di sisi lain tentunya harus yang tidak biasa2 dan terlalu umum, sehingga orang malas menengoknya. Salah satu cara lain, adalah mengkat 5G dalam berbagai kesempatan sehingga orang sudah terbiasa dan tidak asing lagi.

    Di bawah ini ulasan dalam IEEE Communications Magazine, edisi Desember 2015, yang dalam BAB II – Research Standards: Advanced Cloud & Virtualization Techniques For 5G Networks (PART II), salah satu ulasannya adalah, “An Effective Approach To 5G: Wireless Network Virtualization”.
    [Untuk mengenalkan yang namanya majalah Communications IEEE, maka seluruh majalah dimuat]

    https://www.dropbox.com/s/1s42xqsbmhtl7m0/COMG_20151201_Dec_2015_lowres.pdf?dl=0

    Tidak usah baca seluruh ulasan terkait dari para akhli riset, cukup baca Abstact dan Introduction saja, untuk mengenai apa inti isinya. Untuk ulasan dimaksud, untuk mudahnya melihat daftar isi dahulu, dan mengklik judul terkait, maka akan muncul sendiri, sehingga tidak usaha menelusuri 200an halaman majalah ini.
    Apabila tidak mau terjun seperti di atas, ya cukup ikuti perkenalan dan inti ulasan di email ini.

    Jaringan2 sebelumnya yang telah ada tentunya tidak bisa disingkirkan begitu saja. Generasi ke-5 jaringan bergerak, 5G, dirangkul oleh layanan 5G. Manajemen dan koordinasi di antara jaringan2 yang heterogen, aplikasi2, dan kebutuhan pengguna, membutuhkan jaringan 5G yang terbuka dan lentur (flexible) untuk mmenjamin sumber2 jaringan dialokasikan secara efisien. Untuk itu maka dibentuk jaringan2 maya (virtual) untuk memadukan jaringan2 nir-kabel (wireless) yang heterogen, dengan menggunakan 3 bidang (plane), yaitu bidang data, bidang pengenalan (cognitive), dan bidan pengendalian.

    Diperkirakan bahwa trafik yang didukung jaringan nir-kabel pada tahun 2020 akan menjadi 1000 kali daripada yang tahun 2010. Sehingga jaringan 5G diharapkan menyediakan kapasitas yang sepadan, dan bersamaan dengan itu mendukung jumlah besar peralatan yang secara bersamaan tersambung dan dengan layanan2 yang beragam. Riset dan Pengembangan dilakukan dari sudut akademik dan komunitas industri, seperti IMT-2020 di Tiongkok METIS di Eropa, dan Forum 5G di Korea. Pendekatan kerapatan medan sambungan merupakan suatu yang efektif untuk mencapai kinerja dalam latar belakang komunikasi yang kompleks dengan pengembangan jaringan sel makro (macrocell), sel piko (picocell), sel femto (femtocell), rele, dan komunikasi alat-ke-alat (device-to-device, D2D), sebagai contoh.
    Ini membutuhkan kelenturan dalam dalam pengelolaan dan koordinasi di antara jaringan2, aplikasi2, dan heteronen, kebutuhan2 pengguna yang heterogen, dengan pendekatan optimal.

    Menjadikan jaringan maya dapat diangggap sebagai proses sistem berbagi dari seluruh seluruh jaringan, sehinga menjangkau di luar batas2 jaringan fisik dan merealisasikan konvergensi dari jaringan2 nir-kabel yang heterogen, sehingga memungkinkan optimasi alokasi sumber (resources) dan seraya, menjamin kinerja (performance) yang dibutuhkan. Dengan absraksi dan fungsi2 jaringan dan pemusatan pengawasan, jaringan maya ini dapat mengurangi biaya modal (CAPEX) dan biaya operasi (OPEX).

    Jaringan terkendali piranti lunak(software defined network, SDN) telah dikaji secara luas sebagai teknologi harapan untuk jaringan maya.

    Untuk jaringan2 komersial, 3GPP telah menentukan dua arsitektur untuk jaringan berbagi, yaitu jaringan inti operator-ganda (multi operator core network, MOCN) dan jaringa inti gerbang (gateway core network, GWCN). Dengan MOCN hanya jaringan akses radio (RAN) dengan sumber terkait yang berbagi. Dengan GWCN memungkinkan berbagi selurh jaringan, termasuk jaringan inti.

    Katagori pertama, jaringan berbagai RAN menungkinkan operator2 berbeda berbagi dalam RAN-RAN bersama. Kepemilikan bersama oleh beberapa oeprator ini dapat menjangkau wilayah2 geografi berbeda. Katagori kedua, adalah berbagi spektrum, dengan spektrum yang dilisensi dapat digunakan berbagi oleh beberapa operator. Katagori ketiga, adalah berbagi inti jaringan. Justru dengan pengembangan operator-operator, berbagai simpul (node) atau bagian dari jaringan inti bersama dimungkinkan untuk berbagi. Nir-kabel maya dapat menyediakan pemecahan terpadu untuk kedua katagori pertama, yaitu jaringan berbagi dan spektrum berbagi.

    Demikian inti dari ulasan dari kajian para periset di sini.

    Salam,
    APhD

    #14021
    Eddy Thoyib
    Blocked

    seperti biasa , bila Pak Djiwatampu yang menulis, pasti bagus dan enak di baca. banyak belajar dari tulisan tulisan yang dihasilkan oleh Pak Djiwatampu.
    Mungkin tidak banyak yang tau bahwa sebuah dokumen penting pemerintah dalam bidang ICT yg terbit tahun 2014 yang lalu, adalah hasil suntingan dari Pak Djiwatampu. Saya kebagian bangga karena yg mempropose ke instansi tersebut waktu itu adalah saya sendiri; kebetulan yg punya project tanya saya , siapa yg bagus untuk menulis di mastel . .tanpa fikir panjang saya sampaikan nama Pak Djiwatampu. Agar tidak salah dan terkesan melancangi, waktu itu saya report ke Ketua Umum Mastel Pak Setyanto bahwa saya mengajukan nama pak Dji. Pak Setyanto OK.

Viewing 2 posts - 1 through 2 (of 2 total)
  • You must be logged in to reply to this topic.