[Fwd: Re: [MASTEL-ANGGOTA] Jokowi sudah tandatangani pembubaran 6 ormas radikal berdasarkan Perppu 2/ 2017] [3 Attachments]

logo huawei
 

Nampaknya, inti dari beriita dan ulasan sama, Pak Heru.
Di satu sisi PERPU sudah dikeluarkan sebelumnya dan telah diprotes beberapa kalangan dan Parpol, di sisi lain hari ini adalah mengenai penerapan PERPU terhadap ke enam ormas yang besok akan diumumkan resmi..
APhD

Subject: Re: [MASTEL-ANGGOTA] Jokowi sudah tandatangani pembubaran 6 ormas radikal berdasarkan Perppu 2/ 2017
Date: Fri, 14 Jul 2017 16:04:01 +0000
From: Heru Sutadi hersut@outlook.com [MASTEL-ANGGOTA] <MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com&gt;
Reply-To: MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com
To: Telematika <Telematika@yahoogroups.com&gt;, IndoWLI <IndoWLI@yahoogroups.com&gt;, P2Tel <p2tel@yahoogroups.com&gt;, Bandung 19-20 <scouting@bandung19.or.id&gt;, MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com<MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com&gt;
CC: Pokja KI <pokja_kelembagaan_internasional@yahoogroups.co.uk&gt;, WRC2015 <Indonesia_WRC2015@yahoogroups.com&gt;, SDPPI Kominfo <sat-ins@postel.go.id&gt;, IEEE Indonesia Section Officer <section@ieee.web.id&gt;

Pak Dji yang baik,

Maaf, berita dan isinya kok berbeda dari sumber nya.

Berikut ini berita aslinya:

Presiden Jokowi sudah tanda tangani Perppu Pembubaran Ormas

 | 63.254 Views
Presiden Jokowi sudah tanda tangani Perppu Pembubaran Ormas

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi. (ANTARA /Yudhi Mahatma)

 Perppu pembubaran ormas radikal Insya Allah besok akan diumumkan.”

Jakarta (ANTARA News) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) mengenai Pembubaran Organisasi Masyarakat (ormas), kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi.

“Barusan saya tanya ke Presiden soal perppu ormas itu, dan jawaban Presiden kemungkinan besok akan disampaikan Pak Menkopolhukam,” ujarnya kepada wartawan  di lingkungan Istana Presiden, Jakarta, Selasa.

Pada 8 Mei 2017 pemerintah mengumumkan mendukung pembubaran ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) karena dianggap tidak melaksanakan peran positif untuk mengambil bagian dalam proses pembangunan guna mencapai tujuan nasional.

Selain itu, HTI dinilai juga terindikasi kuat telah bertentangan dengan tujuan, azas dan ciri yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar (UUD) 1945, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat.

(Baca juga: Wiranto: Keputusan soal pembubaran HTI hasil proses panjang)

Pemerintah menilai langkah itu ditempuh untuk mencegah berbagai embrio yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat dan mengganggu eksistensi Indonesia sebagai bangsa yang sedang membangun dan berjuang mencapai tujuan nasional karena HTI ingin mewujudkan pemerintahan berdasarkan khilafah atau pemerintahan Islam.

“Perppu sudah ada di tangan Presiden dan ditugaskan ke Menkopolhukam untuk mengumumkan besok. Menkopolhukam yang lebih tahu detailnya,” demikian Johan Budi.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj seusai bertemu dengan Presiden Jokowi pada Selasa ini juga menyatakan hal yang serupa.

“Perppu pembubaran ormas radikal Insya Allah besok akan diumumkan. Sudah ditandatangani Presiden,” kata Said di lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta.

Namun, ia mengaku tidak mengetahui isi perppu tersebut.

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sent from Outlook


From: MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com <MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com&gt; on behalf of Arnold Djiwatampu arnold@tt-tel.com [MASTEL-ANGGOTA] <MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com&gt;
Sent: Friday, July 14, 2017 3:57 PM
To: Mastel Anggota; Telematika; IndoWLI; P2Tel; Bandung 19-20
Cc: Pokja KI; WRC2015; SDPPI Kominfo; IEEE Indonesia Section Officer
Subject: [MASTEL-ANGGOTA] Jokowi sudah tandatangani pembubaran 6 ormas radikal berdasarkan Perppu 2/ 2017

 

 

Rekan-rekan yang baik,

Ini wong Solo yang hidupnya hanya untuk mengabdi pada NKRI yang berlandaskan Panca Sila.
APhD

Subject: Jokowi sudah tandatangani pembubaran 6 ormas radikal berdasarkan Perppu 2/ 2017.
Date: Fri, 14 Jul 2017 04:57:46 +0000
From: melinda

Huuebat amat Pak Dhe! Nekad melakukan pelarangan 6 ormas dgn dasar hukum Perppu 2/ 2017.
Gejolak perlawanan dari beberapa pihak tersangkut akan terus ada, so pasti. DPR (baca: bbrp pimpinan) akan meradang, spt biasa. Tinggal kita lihat sejauh apa Polri dan TNI akan mendukung Pemerintah.

Tapi semoga semua unsur bisa tetap bersatu dlm NKRI. Perppu ini dibuat dgn target persatuan dlm NKRI.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Date: Thu, 13 Jul 2017 10:30:28 +0700
To: melinda
pemerintah-bubarkan-enam-ormas-radikal-lewat-perppu
*Ini 6 Ormas Yang Dibubarkan Pemerintah*
Alasan mengapa keenam ormas ini harus dibubarkan:
1. Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)
HTI merupakan organisasi Islam yang mendukung berdirinya Khilafah Islamiyah. Dengan ini, HTI tidak mengakui keberadaan Pancasila. Sejumlah parade HTI di berbagai lokasi di Indonesia menunjukkan bahwa ormas ini telah makar terhadap pemerintah Republik Indonesia.
Dalam artikel berjudul “Pancasila” yang dirilis website HTI, Arief B Iskandar menyatakan bahwa memang HTI berupaya mewujudkan Khilafah. “Jika Anda adalah seorang muslim yang taat; yang menghendaki tegaknya Islam secara total dalam semua aspek kehidupan; yang menginginkan penerapan syariah secara kaffah, apalagi berjuang demi mewujudkan kembali Khilafah ‘ala Minhaj an-Nubuwwah.”
Pertanyaannya, bagaimana mungkin ormas yang jelas menentang sistem negara Indonesia dibiarkan merajalela dan merendahkan simbol-simbol negara ini?
2. Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS)
Aliansi ini dibentuk atas dasar kebencian kepada madzhab Syiah yang menurut mereka adalah aliran yang berbahaya. Padahal Syiah sendiri merupakan madzhab yang diakui oleh Islam di dunia, salah satunya oleh Universitas Islam terkemuka, Al-Azhar. Namun ormas ini justru mengkafir-kafirkan madzhab Syiah sehingga timbul kebencian antar umat.
ANNAS merupakan ormas yang jelas bertentangan dengan UUD 45 yang secara eksplisit menyebutkan bahwa hak beribadah warga negara dilindungi oleh negara. Aliansi ini pun membentuk kepengurusan di berbagai daerah untuk menangkal bahaya Syiah. Tentu saja apa yang dilakukan ANNAS ini jelas membuat perpecahan di tubuh Islam sendiri.
3. Jamaah Ansarut Tauhid (JAT)
Organisasi ini secara nyata mendukung ISIS dan menjadi motor pergerakan ISIS di Indonesia. Bahrun Naim, seorang teroris yang diduga otak bom Thamrin, merupakan anggota JAT. Abu Bakar Ba’asyir sendiri merupakan salah satu pemimpin dari organisasi radikal ini.
4. Majelis Mujahidin Indonesia (MMI)
Organisasi ini tidak jauh beda dari JAT, organisasi ini juga pimpinan Abu Bakar Ba’asyir. Bahkan teroris yang mati bunuh diri dalam bom Thamrin, Afif, merupakan anggota MMI. Sama seperti JAT, MMI pun juga telah mendeklarasikan diri sebagai pendukung ISIS.
5. Forum Umat Islam (FUI)
FUI ini pun tak kalah radikalnya. Dalam perayaan Maulid Nabi dan Natal tahun lalu, FUI dikabarkan mengirimkaAn ancaman akan membubarkan acara tersebut (Jakarta Post). Ancaman ini ditebar dengan mengatasnamakan agama. Akibatnya penyelanggara acara harus mencari tempat lain agar tidak terkena dampak ancaman FUI.
6. Front Pembela Islam (FPI)
Organisasi pimpinan Rizieq Shihab ini memang sudah terkenal dengan aksi provokasi dan kekerasan. Dalam sejumlah demo, FPI sering melecehkan perorangan, agama, budaya, dan masih banyak lagi. Pada tahun 2014, FPI juga mengeluarkan maklumat mengenai ISIS yang mana pada poin 5 menyatakan bahwa Al-Qaeda dan ISIS harus bersatu untuk meneruskan perjuangan.
FPI juga sering melakukan aksi yang mengkhawatirkan. Baru-baru ini mereka melakukan sweeping di Taman Ismail Marzuki untuk memastikan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi tidak hadir di Jakarta. Sebelumnya, Imam Besar FPI Rizieq Shihab melecehkan budaya sunda sampurasun menjadi campuracun.
Ormas-ormas di atas jelas bertentangan dengan prinsip yang ada di Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Keenam ormas ini sama sekali tidak menjunjung tinggi perdamaian dan toleransi. Justru sebaliknya, mereka menjunjung tinggi provokasi demi perpecahan seolah-olah ingin memindahkan konflik yang ada di Timur Tengah ke Indonesia.
Ormas-ormas radikal ini tentu melakukan kaderisasi secara radikal pula. Mengutip pernyataan Ketua PBNU Said Aqil Siradj bahwa pembiarakan terhadap radikalisme akan menumbuhsuburkan gerakan terorisme, maka bibit-bibit terorisme harus diberantas sejak dini tanpa pandang bulu.
Sent from my Mi phone

__._,_.___

View attachments on the web


Posted by: Arnold Djiwatampu <arnold@tt-tel.com&gt;


Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)

Check out the automatic photo album with 1 photo(s) from this topic.
20161013078.jpg

Have you tried the highest rated email app?

With 4.5 stars in iTunes, the Yahoo Mail app is the highest rated email app on the market. What are you waiting for? Now you can access all your inboxes (Gmail, Outlook, AOL and more) in one place. Never delete an email again with 1000GB of free cloud storage.


———————————————————————-
Download MASTEL MOBILE APPS
Google Play Store:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bikinapp.apps.appMastelIndonesia&hl=en
iOS AppStore:
https://itunes.apple.com/us/app/mastel-indonesia/id1183344146?mt=8
Daftar Anggota Koperasi Digital:
https://reg.digicoop.id/18051975
————
Kunjungi www.mastel.id untuk mendapatkan informasi lebih lanjut

Owner : mastel@mastel.or.id
Moderator: info@mastel.or.id
Untuk mengirim pesan:
MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com
Untuk berhenti dari milis kirimkan imel kosong ke:
MASTEL-ANGGOTA-unsubscribe@yahoogroups.com

Sekretariat Mastel
Jl. Tambak Raya No.61 Pegangsaan
Jakarta Pusat 10320

Tlp 021-31908806
Fax 021-31908812
email info@mastel.id/info@mastel.or.id
https://www.mastel.id
———————————————————————-

.


__,_._,___