Jepang Pecahkan Rekor Kecepatan Internet

logo huawei

Jepang baru saja memecahkan rekor kecepatan internet tercepat yang pernah dilihat. Para ilmuwan di Institut Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional Jepang telah bekerja untuk mendorong batas-batas transfer informasi dan mereka pasti telah berhasil atas upaya mereka tersebut.

Seperti dilansir dari Tech Times, hasil tes terbaru mereka tingkat transmisi data ada di 319 Terabit per detik (Tb/s). Sebagai gambaran, rata-rata kecepatan download broadband Australia adalah sekitar 58 megabyte per detik.

Misi mereka untuk melenyapkan rekor sebelumnya sebesar 178 Tb/s yang dicapai tahun lalu akhirnya berhasil. Tim ahli di Jepang telah mempresentasikan temuan mereka dalam sebuah makalah di Konferensi Internasional tentang Komunikasi Serat Optik.

Tes selesai dilakukan di laboratorium namun kemudian disimulasikan secara virtual dan sinyal dengan kecepatan tercepat tersebut berhasil melalui jarak lebih dari 3.000 km.

Mereka menggunakan ‘chip fotonik eksperimental’ menurut situs web Interesting Engineering. Namun saat ini Anda belum bisa pindah ke Jepang untuk mendapatkan kecepatan download tercepat dalam sejarah itu, karena tes ini tidak ditujukan untuk konsumen biasa.

Pengguna internet biasa yang hanya streaming Netflix atau mengunduh file pekerjaan dan untuk hal seperti ini hanya akan bisa mendapatkan kecepatan maksimum sekitar 10 gigabyte per detik sebelum sistem kelebihan beban.

Berita lain selain kecepatan internet yang telah memecahkan rekor tersebut adalah bahwa pengujian yang dilakukan sebagian besar dilakukan dengan menggunakan infrastruktur serat optik yang sudah ada di sekitar kita.

Sehingga tidak perlu menggali jalan atau lahan secara massal untuk memasukkan jenis teknologi ini ke tempat yang paling membutuhkannya. Satu-satunya perbedaan yang digunakan para peneliti untuk pengujian mereka adalah empat ‘inti’, bukan satu yang merupakan tabung kaca yang ditempatkan di dalam serat yang mengirimkan data.

Tidak untuk mendapatkan semua teknis, tetapi tim juga menggunakan ‘multiplexing divisi panjang gelombang’ dan ‘pita’ ketiga untuk membantu mendapatkan kecepatan setinggi dan sekonsisten mungkin.

Sinyal juga diperkuat oleh serat yang dicelupkan ke dalam thulium atau erbium. Tidak diketahui berapa lama sampai jenis teknologi ini dapat dipasang di dunia nyata atau berapa biayanya.

Satu hal yang jelas adalah bahwa kecepatan internet ini telah berhasil memecahkan rekor tahun lalu dan ini memperlihatkan bahwa para peneliti sedang dalam perjalanan untuk menciptakan era internet baru yang dapat membuka banyak kemungkinan.(hh)