[MASTEL-ANGGOTA] AS dengan Release 13 sampai 15 teknologi 5G

logo huawei
 

Sasaran: Pusat Riset dan Pengembangan Terpadu Nasional TIK

Nah, penduduk senior (senior citizen) TIK kita, yang merendah sebagai junior, sudah bicara -:)
Ramai ini.
Memang harus ramai apabila terkait prinsip kehidupan Bangsa dan Negara, bukan?!

Begini, di satu sisi Kominfo melalui Badan SDM telah menyelesaikan Kajian  5G Indonesia sesuai Kepmen Kominfo, akhir tahun lalu. Di sisi lain masih harus dilanjutkan dengan suatu Tim yang terus berinisiatif dan mendorong pengembangan Riset dan Pengembangan 5G, ditinjau dari 1) Riset  Teknologi, 2) Riset Regulasi, 3) Riset Industri Pendukung, dan 4) Riset Pengembangan Sosial.

Memang melihat perkembangan Riset dan Pengembangan nasional kita ini, bisa ditinjau dari 3 sudut pandang, 1. sebagai tantangan untuk menghayati pentingnya Riset, 2. tak sabar (greget ) karena tidak terealisasi saja seraya marah-marah tinggal di tempat, dan 3. putus asa, dan ongkang-ongkang di “zona nyaman” saja. Saya harap kita masih berharap pada butir 1. saja.

Oleh karena saya bergiat dalam perjuangan Diaspora Indonesia untuk Kewarganegaraan Ganda (KG) di GKI (Gerakan Kebaikan Indonesia), maka a.l. saya mengenal dua tokoh GKI, satu di Australia, Rudolf Wirawan, dan Latif Gau di Belanda, Dua-duanya adalah diaspora TIK yang sukses dan memiliki perusahaan TIK terkenal dan diakui di masing2 negara tsb.

[Perjuangan KG ini bukan hanya akan memfasilitasi pegiat2 sukses Diaspora di manca negara, melainkan juga justru menyelamatkan negeri asal yang mereka cintai, Khususnya agar tidak kalah bersaing, dan mengangkat perusahaan2 dalam negeri, terutama UKM, dan tentunya aliran dana yang masuk ke Indonesia!]

Rudolf Wirawan. asal Surabaya, yang sudah 30 tahun di Australia, memiliki perusahaan TIK. Wirasoft Pty Ltd. yang ternama, membantu UKM TIK untuk membesarkan cakrawala dan pasar usaha mereka baik di dalam dan luar negeri. Dan endilalah berkat kejelian dan cara promosi lewat lamannya, juga berhasil memomulerkan  kopi Indonesia sehingga menjadi kopi nomor satu di dunia, hasilnya penghasilan petani dan industri bidang pertanian naik, bukan?! Opo tuman?
Terakhir dengan kerjasama perusahaan bangunan dan finansial Australia, mengangkat industri2 nasional membuat bahan2 bangunan dengan campuran bambu yang banyak tumbuh di Indonesia (yang amat kuat dan lentur) untuk bagian2 bangunan, untuk diekspor ke Australia, dan menjadi gedung2 pintar (intelligent buildings) untuk kantor dll yang serba lengkap yang melibatkan Wirasoft, untuk ditawarkan kepada atau sesuai pesanan kepada semua kalangan yang membutuhkan.
Selain itu dia juga menjalin kerjasama baik lewat Seminar, dll denga Universitas2, ataupun instansi2 pemerintah dan swasta.

Latif Gau, sudah 20 tahun di Negeri Kincir, memiliki perusahaan TIK Abyor Europe BV dengan kerjasama perusahaan2 di Indonesia, sebagai satu-satunya perusahaan Indonesia dan yang terkenal di High Tech Campuss Eindhoven (HTCE), Belanda. (Saat pembukaannya dihadiri Dubes RI di Belanda, Retno Marsudi, yang kini Menlu).
HTCE
adalah Pusat Riset dan Teknologi dihuni 100an perusahaan dari 60 negara, termasuk a.l. IBM, Intel, Sony, Samsung, Panasonic, ABB, dan Philips dengan jumlah pekerja 8000 pekerja ahli, dan penghasil paten terbesar di dunia, jauh melebihi hasil Sylicon Valley di San Diego, AS.
Di Abyor, Latif selalu memberikan kesempatan kepada  warga negara Indonesia di  Eropa  untuk magang atau sekedar menimba ilmu dan pengalaman, dan memperkenalkan kemampuan TIK anak Bangsa, a.l. th 2014 adakan roadshow di Eropa bersama perusahaan2 TIK Indonesia.
Latif Gau, kini pulang pergi Belanda-Indonesia untuk proyek2 seperti sumber energi laut (pergerakan air laut) dengan kerjasama instansi pemerintah dan swasta.

Hahaha, saya berusaha mengenalkan a.l. kedua tokoh mutiara Indonesia ini kepada pucuk pimpinan Kominfo, sayangnya belum berhasil walaupun setiap kali diomongkan. Nah, ini mungkin karena para pimpinan Kominfo memang sibuk, atau cara saya masih kurang pintar, berseni, atau memikat. -:)

Tentunya harapan kita, adalah kerjasama melalui perusahaan2 mereka menjangkau perusahaan2 dan ahli2 TIK yang terjun dalam teknologi 5G, yang seperti dikatakan Latif Gau, kita saat ini terpaksa mulai Riset dari yang ada, khususnya bidang Aplikasi dari 5G dan tidak mulai dari awal, untuk mengejar kereta yang sudah melaju kencang.

Tujuan saya untuk mengangkat ini bukan hanya untuk pamer tentang hasil2 luar biasa kedua tokoh TIK kita ini, melainkan juga untuk menjaring informasi dan bakat agar dapat memulai suatu Pusat Riset Nasional Terpadu, khususnya berkonsentrasi pada teknologi 5G yang tidak main2 tantangan kerumitannya untuk diatasi, dan di sisi lain hasilnya amat menentukan masa depan kemandirian industri nasional kita. Jangan hanya menjadi industri dengan nilai tambah rendah saja, seperti assembling, padahal ahli2 kita memiliki kemampuan tinggi apabila dilakukan secara terarrah dan konsisten.

Silahkan ditanggapi agar menjadi berguna bagi kita semua.

Demikian dari saya.

Salam,
APhD

https://www.dropbox.com/s/mpku2nolu952uls/Sasaran%2C%20Pusat%20Riset%20Terpadu%20Nasional%20TIK.docx?dl=0

Subject: RE: [MASTEL-ANGGOTA] AS dengan Release 13 sampai 15 teknologi 5G
Date: Fri, 24 Feb 2017 08:56:09 +0700
From: nonoth65 nonoth65@gmail.com [MASTEL-ANGGOTA] <MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com&gt;
Reply-To: MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com
To: MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com, Mastel Anggota <mastel-anggota@yahoogroups.com&gt;, Pokja KI <pokja_kelembagaan_internasional@yahoogroups.co.uk&gt;, WRC2015 <Indonesia_WRC2015@yahoogroups.com&gt;, IEEE Indonesia Section Officer <section@ieee.web.id&gt;
CC: Telematika <Telematika@yahoogroups.com&gt;, IndoWLI <IndoWLI@yahoogroups.com&gt;, P2Tel <p2tel@yahoogroups.com&gt;, Bandung 19-20 <scouting@bandung19.or.id&gt;, SDPPI Kominfo <sat-ins@postel.go.id&gt;
Dear Senior yssh,
Apa yg terjadi di AS dgn announcement “calon standard” Release 14 & 15 itu justru merupakan bagian dari perlombaan utk bisa kebagian “kue ekonomi” teknologi 5G.
Semua negara produsen teknologi sdg dan terus berupaya keras melakukan uji coba berbiaya besar dgn harapan (harap-harap cemas) kelak Release 14 & 15 versi mereka yg akan disepakati dunia.
Yg menang lomba, bisa saja hanya kebagian 1-2 sub-system 5G dan akan mendapat royalty utk 1-2 sub-system. Ada yg patent-nya terpakai lebih banyak, akan mendapat “kue ekonomi” lbh banyak.
Negara yg punya pabrik chip akan kebagian produksi & lapangan kerja chip 5G; yg punya pabrik battery akan kebagian produksi battery & lapangan kerja batt; dst..
Indonesia? 
Terserah kita mau ikut group yg mana dan mengupayakan yg mana… 
Hanya langkah nyata yg mungkin ada hasil nyata.
Wass
NH

From: “Arnold Djiwatampu arnold@tt-tel.com [MASTEL-ANGGOTA]” <MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com&gt;
Date: 2/23/17 21:15 (GMT+07:00)
Subject: [MASTEL-ANGGOTA] AS dengan Release 13 sampai 15 teknologi 5G

 

Rekan2 yang baik,

AS sudah mengeluarkan Release 13 sampai 15 untuk teknologi 5G.
Kita tidak perlu terburu-buru menggunakannya, sebelum jaringan nasional Ring Palapa sudah menyebar ke seluruh pelosok. Apabila sudah terjadi pemerataan 3G maka untuk teknologi berikutnya akan berkembang lebih merata dan mudah, seraya Perusahaan TIK tidak akan menderita kerugian dengan adanya setiap teknologi baru, yang saat ini hanya terbatas di kota-kota besar saja.

https://www.wirelessdesignonline.com/doc/lte-and-g-standards-forge-new-frontier-0001?vm_tId=1983243&user=F693DB73-C0CE-11D4-8C7F-009027DE0829&utm_source=et_6214365&utm_medium=email&utm_campaign=WIRE_02-23-2017&utm_term=F693DB73-C0CE-11D4-8C7F-009027DE0829&utm_content=LTE+And+5G+Standards+Forge+New+Frontier

Sementara kita membereskan pitalebar Ring Palapa, kita mesti terus menggarap dan secepatnya terjuan dalam Riset 5G. Dan untuk mempercepat sebaiknya kita bekerjasama dengan perusahaan yang telah menerjuninya, untuk produksin dalam negeri. Dengan demikian kita tidak tergantung lagi pada pasokan suku cadang luar negeri untuk teknologi  yang ada.

Salam,
APhD

 

__._,_.___

Posted by: Arnold Djiwatampu <arnold@tt-tel.com&gt;


Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (3)

Have you tried the highest rated email app?

With 4.5 stars in iTunes, the Yahoo Mail app is the highest rated email app on the market. What are you waiting for? Now you can access all your inboxes (Gmail, Outlook, AOL and more) in one place. Never delete an email again with 1000GB of free cloud storage.


———————————————————————-
Mailing List Anggota MASTEL
Dilarang menggunakan kata kasar, mengandung SARA, memfitnah,
bersifat menghasut,spamming,junk mail.
Semua attachment harus mendapat ijin dari Owner atau Moderator.

Owner : mastel@mastel.or.id
Moderator: info@mastel.or.id
Untuk mengirim pesan:
MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com
Untuk berhenti dari milis kirimkan imel kosong ke:
MASTEL-ANGGOTA-unsubscribe@yahoogroups.com

Sekretariat Mastel
Jl. Tambak Raya No.61 Pegangsaan
Jakarta Pusat 10320

Tlp 021-31908806
Fax 021-31908812
email info@mastel.id/info@mastel.or.id
https://www.mastel.id
———————————————————————-

.


__,_._,___