[MASTEL-ANGGOTA] Berita: Operator Perang Tarif, Regulator Kena Kritik

logo huawei
 

Senin, 29 Mei 2017 15:39 WIB

Operator Perang Tarif, Regulator Kena Kritik

inet.detik.com/telecommunication/d-3514318/operator-perang-tarif-regulator-kena-kritik

Achmad Rouzni Noor II – detikInet

Description: Foto: Ari Saputra

Foto: Ari Saputra

Jakarta – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) mengkritisi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang dinilai lamban merespons perang tarif operator selular yang sudah mengarah ke predatory pricing.

Deklarasi perang tarif sendiri telah dimulai sejak Indosat Ooredoo dan XL Axiata merilis tarif telepon lintas operator (offnet) Rp 1 per detik. Tak hanya itu, keduanya juga memberikan akses gratis ke beberapa aplikasi populer seperti YouTube, WhatsApp, Facebook dan berbagai konten sosial media serta transportasi online.

Melihat kondisi ini, Komisioner Ombudsman Alamsyah Saragih, menilai banting-bantingan harga ini disebabkan lemahnya pengawasan yang seharusnya dilakukan regulator telekomunikasi dan pengawas persaingan usaha.

"Sudah menjadi tugas Kominfo dan BRTI untuk melakukan pengawasan terhadap tarif promosi yang dikeluarkan oleh operator telekomunikasi. Bukan malah melakukan pembiaran terhadap promo tarif murah operator," ujarnya melalui keterangan pers, Senin (29/5/2017).

Alamsyah juga mengkritisi KPPU yang dinilai lamban dalam merespons perang harga yang dilakukan operator selular yang saat ini tengah marak.

Menurutnya, operator yang melakukan promo berulang-ulang dan menjual produknya di bawah harga produksinya, seharusnya bisa dijadikan indikasi bagi KPPU untuk menyelidiki adanya pelanggaran persaingan usaha tidak sehat.

"Pemberian tarif promo yang dilakukan operator telekomunikasi sudah mengarah ke predatory pricing," tegasnya.

Sementara itu Leonardo Henry Gavaza CFA, analis saham PT Bahana Securities, menyayangkan perang harga yang marak dilakukan oleh penyelenggara telekomunikasi di Indonesia. Padahal industri yang padat modal ini belum pulih dari aksi perang harga yang dilakukan oleh operator telekomunikasi di tahun 2008 yang lalu.

Sebenarnya ruang untuk menurunkan tarif layanan telekomunikasi sudah tidak ada. Jika XL dan Indosat terus melakukan perang harga seperti sekarang ini, Leo bisa memastikan profitabilitas perseroan akan semakin terpuruk.

Jika profitabilitas terganggu dipastikan akan berdampak serius kepada revenue dan net profit. Revenue dan net profit perseroan akan kembali terpuruk. Terlebih lagi tarif data dan telpon yang dijual oleh operator saat ini sudah terbilang sangat murah.

"Jika Telkomsel sampai terpancing untuk menurunkan tarifnya kemungkinan Indosat dan XL bisa mati. Jika Indosat dan XL mati maka dominasi Telkomsel akan semakin kuat lagi yang ujungnya industri telekomunikasi nasional yang terpuruk,"papar Leo.

Hal nyaris senada juga diungkapkan oleh Tulus Abadi, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengatakan tarif telekomunikasi di Indonesia sudah sangat murah.

Memang jika dibandingkan dengan negara di Afrika, tarif telekomunikasi di Indonesia terlihat lebih mahal. Namun menurut Tulus, jika dibandingkan dengan negara-negara di Asia, tarif di Indonesia masih lebih murah.

Pernyataan Tulus tersebut bukan tanpa sebab. Data yang dilansir ITU menjelaskan, tarif internet di Indonesia terbilang murah. Harga data di Indonesia di tahun 2015 hanya USD 4,11 untuk setiap 500 mb.

Jika dibandingkan dengan negara yang memiliki karakter geografis yang sama, layanan data di Indonesia masih lebih murah. Singapura harganya sudah mencapai USD 7.27 per 500 mb. Sementara harga data di Thailand USD 5.81 untuk setiap 500 mb. Sedangkan di Philipina harga layanan datanya mencapai USD 4.37 per 500 mb.

Penurunan tarif data di Indonesia juga terbilang yang tercepat diantara negara-negara di ASEAN. Jika periode 2011 hingga 2016, harga layanan data di Singapura hanya turun 15%, namun di Indonesia penurunannya mencapai 44%.

"Saat ini persaingan tarif antar operator telekomunikasi di Indonesia sudah sangat liar. Mereka saling banting harga layanan telekomunikasinya," kata Tulus.

Meski mereka bersaing, namun disayangkan para operator tidak berkompetisi dalam menjaga coverage dan service level. Bahkan tarif promosi yang diberikan oleh operator sudah menjurus untuk menjebak konsumen.

Menurut Tulus, seharusnya masyarakat tidak perlu lagi meributkan masalah tarif. Justru masyarakat harus memikirkan bagaimana kualitas layanan yang diberikan kepada operator. Kualitas tersebut termasuk coverage dan service level.

"Tugas BRTI untuk melakukan pengawasan terhadap coverage dan service level seharusnya regulator bisa memaksa agar operator telekomunikasi yang belum hadir di daerah terpencil, terluar dan dan terdepan. Diharapkan dengan kehadiran lebih dari satu operator, masyrakat memiliki pilihan," terang Tulus. (rou/rou)

 

 

MASTEL MOBILE APPS

Google Playstore:

play.google.com/store/apps/details?id=com.bikinapp.apps.appMastelIndonesia&hl=en

iOS AppStore:

itunes.apple.com/us/app/mastel-indonesia/id1183344146?mt=8

Daftar Anggota Koperasi Digital:

reg.digicoop.id/18051975

————

Kunjungi www.mastel.id untuk mendapatkan informasi lebih lanjut

 

Indonesia ICT’s Society

Masyarakat Telematika Indonesia

Jl Tambak Raya No.61

Pegangsaan Jakarta Pusat 10320

Tel  021-3190 8806/021-2239 2275

Fax 021-3190-8812

 

__._,_.___

Posted by: "Erwin Agan" <erwin@mastel.id&gt;


Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)

Have you tried the highest rated email app?

With 4.5 stars in iTunes, the Yahoo Mail app is the highest rated email app on the market. What are you waiting for? Now you can access all your inboxes (Gmail, Outlook, AOL and more) in one place. Never delete an email again with 1000GB of free cloud storage.


———————————————————————-
Download MASTEL MOBILE APPS
Google Play Store:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bikinapp.apps.appMastelIndonesia&hl=en
iOS AppStore:
https://itunes.apple.com/us/app/mastel-indonesia/id1183344146?mt=8
Daftar Anggota Koperasi Digital:
https://reg.digicoop.id/18051975
————
Kunjungi www.mastel.id untuk mendapatkan informasi lebih lanjut

Owner : mastel@mastel.or.id
Moderator: info@mastel.or.id
Untuk mengirim pesan:
MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com
Untuk berhenti dari milis kirimkan imel kosong ke:
MASTEL-ANGGOTA-unsubscribe@yahoogroups.com

Sekretariat Mastel
Jl. Tambak Raya No.61 Pegangsaan
Jakarta Pusat 10320

Tlp 021-31908806
Fax 021-31908812
email info@mastel.id/info@mastel.or.id
https://www.mastel.id
———————————————————————-

.


__,_._,___