[MASTEL-ANGGOTA] Pelemahan KPK yang bertentangan dengan kehendak Rakyat

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads
 

Saya teruskan apa yang telah disebarkan lewat beberapa kelompok WA kemarin.

Salam,

APhD

 

 [14:27, 08/09/2019] Arnold Djiwatampu: Rekan2 se Bangsa, senasib dan sepenanggungan yang baik,

 

Saya makin tidak mengerti dengan sepak terjang kawan2 kita, khususnya anggota DPR RI yang terhormat dalam kasus yang mereka sebut “Penguatan KPK”.

 

Setelah mengikuti berita2 perkembangan pelemahan KPK tiba2 dikejutkan keputusan Sidang Paripurna DPR tgl 5 Sep’19 telah secara mulus mengesahkan Revisi RUU no. 30 tahun 2002 tentang KPK.

 

Secara mulus artinya semua Partai, termasuk PDIP yang dibanggakan sebagai pemenang Pilpres dua (2) kali, NASDEM, GOLKAR, dll..

 

DPR telah menentang suara mayoritas masyarakat, Petisi dalam change.org, Dosen2 Universitas2 ternama, Ketua dan mantan Ketua KPK, akhli2 Hukum dan tokoh2 masyarakat seperti, Bagir Manan, Rhenald Kasali, Hamdi Muluk, Ray Rangkuti Agus Rahardja, dan didukung tokoh2 agama seperti Ketua Umum NU, Ketua Umum Muhammadiah, Ketua Umum KWI (Konferensi Wali Gereja Indonesia, Sekum PGI (Persekutuan Gereja-gereja Indoesia), Ketua Umum PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia, dll.

 

Itu berarti Partai2 yang kita unggulkan seperti PDIP dan NASDEM dll, setuju dengan Revisi “Penguatan KPK” yang merupakan suatu penutupan kebenaran, suatu penipuan kepada Rakyat.

Bahkan Masinton Pasaribu tokoh PDIP secara resmi membela sikap partainya tentang “Penguatan KPK” nya

 

Selain itu DPR sengaja melanggar kesepakatan bahwa RUU KPK tidak termasuk Prolegnas tahun 2019. Juga melanggar UU no.12 tahun 2011 tentang Peraturan Perundang-undangan, sehingga rentan digugat ke MK andaikata disahkan.

 

Secara  diam2 dan tertutup Komisi III dan Pleno, buru2 membahas dan mengesahkannya sebelum  masa tugasnya habis.

DPR tidak malu selama 5 tahun ada 180 RUU yang direncanakan dan hanya 78 selesai, sedangkan yang tidak masuk Prolegnas justru mau dikebut selesai sebelum masa tugasnya habis dalam 3 minggu.

 

Para anggota DPR yang katanya mewakili rakyat, dan pimpinan Parpolnya yang menyetujuinya,  memang tebal muka terhadap sebagian besar tanggung jawab thd masyarakat yang tidak menyetujuinya. Mereka tipis muka, apabila tersinggung. Nampak sekali dalam Kongres Parpol terbesar, Ketua Umumnya lebih mementingkan jumlah Menteri dalam Kabinet daripada menghormati hak Presiden untuk menentukan Menteri2 yang profesional demi kepentingan Bangsa dan Negara.

 

Atas tuduhan KPK tidak mengikutsertakan dan tanpa persetujuan KPK sendiri yang berkepentigan, Mereka berkilah  bahwa KPK sudah setuju sebelumnya dengan Revisi UU KPK. Hahaha, ternyata tahun persetujuan tsb pernah dinyatakan tahun 2015, jadi sudah lama. Tidak jelas dalam kondisi apa, dan apabila setuju, kok tidak diajak berembug pada saat terakhir pembahasannya?

 

Ada apa di belakang semua ini? Partai yang katanya membela Rakyat, justru setuju dengan pelemahan KPK, berkedok “Penguatan atau pembenahan KPK” dengan segala macam alasannya. Bertentangan dengan pendapat masyarakat, ahli2 Hukum, dan tokoh2 Negara, bahwa KPK telah bekerja dengan baik, tanpa pamrih, dan heroik.

 

Kesimpulannya tidak bisa lain, bagi anggota DPR dan pimpinan Parpol yang penting adalah melindungi kepentingan sendiri atau kelompoknya – anggota DPR, pejabat2 di Pusat dan Daerah, para koruptor.

 

Ya, Partai2 Politik kita ini membela para anggotanya yang korup,.mengorupsi uang rakyat.

Loh, dapatnya dari swasta kok? Ya masakan pengusaha mau rugi dengan ver bagi uang, apabila yang dibagi itu tidak ditambahkan di atas nilai proyek yang sebenarnya harus dibayar dari uang negara, uang rakyat, bukan?

 

Kita doakan agar Pak Jokowi, P:residen RI, Diberi Penerangan Ilahi – Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang, agar dapat memutuskan langkah2 selanjutnya tanpa ragu2, termasuk menolak Revisi UU KPK no.30 tahun 2002, demi kepentingan Rakyat, Bangsa dan Negara.

 

Kita juga mendoakan agar anggota DPR yang akan memilih anggota KPK yang baru Dilimpahi KebijaksanaanNya untuk memilih anggota KPK yang benar2 menguatkan KPK, yang anti-korupsi demi kepentingan Rakyat, dan masa depan Bangsa dan Negara.

 

Salam dari seorang rakyat biasa. APhD

 

__._,_.___

Posted by: arnold@tt-tel.com


Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)

———————————————————————-
Download MASTEL MOBILE APPS
Google Play Store:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bikinapp.apps.appMastelIndonesia&hl=en
iOS AppStore:
https://itunes.apple.com/us/app/mastel-indonesia/id1183344146?mt=8
Daftar Anggota Koperasi Digital:
https://reg.digicoop.id/18051975
————
Kunjungi www.mastel.id untuk mendapatkan informasi lebih lanjut

Owner : mastel@mastel.or.id
Moderator: info@mastel.or.id
Untuk mengirim pesan:
MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com
Untuk berhenti dari milis kirimkan imel kosong ke:
MASTEL-ANGGOTA-unsubscribe@yahoogroups.com

Sekretariat Mastel
Jl. Tambak Raya No.61 Pegangsaan
Jakarta Pusat 10320

Tlp 021-31908806
Fax 021-31908812
email info@mastel.id/info@mastel.or.id
https://www.mastel.id
———————————————————————-

.


__,_._,___