[MASTEL-ANGGOTA] RE: [Telematika] Digitalisasi dan Kurang Perhatian thd Petani Peneliti Bibit Unggul, Surono Danu

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads
 

Memang banyak yang seperti Surono ini dan perlu di kembangkan oleh PEMDA maupun Kementerian terkait … juga Perguruan Tinggi, sehingga bermanfaat bagi Nusa dan Bangsa ….

Nampaknya yang bagus2 kurang cepat Viral, yang hoax … malah lebih cepat?
Semoga masyarakat berubah menjadi “AGILE” … bergerak sendiri, memilih yang baik dan yang kurang baik ditinggalkan ….

Salam, Hidayat Tjokrodjojo

 

 

From: Telematika@yahoogroups.com [mailto:Telematika@yahoogroups.com]
Sent: Wednesday, January 17, 2018 21:42
To: Mastel Anggota <mastel-anggota@yahoogroups.com&gt;; Telematika <Telematika@yahoogroups.com&gt;; IndoWLI <IndoWLI@yahoogroups.com&gt;; P2Tel <p2tel@yahoogroups.com&gt;; Bandung 19-20 <scouting@bandung19.or.id&gt;; Pokja KI <pokja_kelembagaan_internasional@yahoogroups.co.uk&gt;; WRC2015 <Indonesia_WRC2015@yahoogroups.com&gt;
Cc: SDPPI Kominfo <sat-ins@postel.go.id&gt;; IEEE Indonesia Section Officer <section@ieee.web.id&gt;; IEEE Indonesia Section Advisory Board <advisor@ieee.web.id&gt;
Subject: [Telematika] Digitalisasi dan Kurang Perhatian thd Petani Peneliti Bibit Unggul, Surono Danu

 


Digitalisasi dan Kurang Perhatian thd Petani Peneliti Bibit Unggul, Surono Danu


https://youtu.be/JQzXRZe946s

Sangat memukau video tayangan tentang Surono Danu yang mencurahkan hidupnya untuk kedaulatan pangan dengan menghasilkan bibit2 unggul beras, singkong, dll, dan pupuk kandang.

"Digitalisasi", justru karena awalnya saya meneruskan rencana India siap masuk teknologi 5G tahun 2020, dan memrioritaskan jangkauan digital bagi para petani yang 50% bagian penduduk.

Apabila digitalisasi denagn didukungan cara sosialisasi yang menarik, bagi petani dan pemerintah, maka nasib dari Surono Danu yang idealis dengan bibit unggul berasnya, tidak akan percuma.

Bibit unggul berasnya "Sertani" ditawar sangat mahal yang menggiurkan oleh Thailand, Malaysia, dan negara lain tetapi  Surono menolak menjual kepada mereki, sedangkan pesanan dari petani dari seluruh pelosok tanah air sampai Papua, diberikan gratis. Dia kekurangan dana dan lahan. Oleh karena kekurangan bibit untuk dibagikan, sampai2 jatah makanan nasi anak2nya diganti jagung, meski mereka protes. Selain bibit beras juga dikembangkan bibit singkong yang hasilnya berlipat ganda. Andaikata sosialisasi didukung oleh pihak2 yang berkepntingan, pemerintah tidak akan perlu lagi mengimpor beras seperti dilakukan pemerintah di masa lalu dan saat ini.

Untuk kelengkapannya, saya akan muat kembali tentang rencana India, yang telah saya sebarkan lewat berbagai kelompok WA, di bawah ini.

India gearing up wih 5G

https://eandt.theiet.org/content/articles/2018/01/view-from-india-tomorrow-beckons/

India memang sudah maju dalam infrastruktur pita lebar, a.l. memiliki jaringan tulang punggung Serat Optik kecepatan tinggi (seperti Ring Palapa) yang memfasilitasi akses ke 500.000 desa, sekitar 10 tahun lalu. Selain itu ada pusat2 riset 5G dengan kerjasama LN, yang terkoordinasi oleh pemerintah. Dengan demikian bahwa mereka akan menggelar 5G pada tahun 2020 tidaklah mengherankan.

Di sisi lain Indonesia sebaiknya tidak perlu meniru-niru dalam cepat-ceoat menggelar teknologi 5G, oleh karena akan menyebabkan Indonesia hanya menjadi pasar dari perangkat 5G impor saja. Indonesia seyogianya mengintensifkan pada peningkatan kapasitas pitalebar hingga 70.000 desa-desanya (100 Mbps – 1 Gbps), selain mempercepat pendirian pusat2 Rriset nasional untuk 5G.

Tanpa jarringan pitalebar hingga pelosok2, dan penguasaan Riset dan Pengembangan perangkat, maka kita hanya mengulangi kesalahan masa lalu, dengan mengoperasikan teknologi baru di kota2 besar yang memperbesar kesenjangan pusat dan daerah, dan menjadi pasar perangkat impor. Mengenai pengoperasikan 5G sebaiknya dirundingkan secarar mendalam dan meluas dengan koordinasi Kominfo bersama para pemangku kepentingan di instansi pemerintah (BPPT, Industri dll), Universitas, pusat2 Riset masyarakat, , para operator, dan industri manufaktur.masyarakat,

Yang dapat ditiru dari India adalah pemeriotasan akses digital oleh para petani yang merupakan 50% dari penduduk India.
Beberapa negara saat ditanyakan untuk kerjasama dalam Riset dan Pengembangan 5G menyatakan kesediaannya, termasuk Ketua Asosiasi bidang pengembangan 5G dari RRC saat saya tanyakan dalam sidang WTDC-2017 di Buenos Aires, Argentina.

Salam. APhD

__._,_.___

Posted by: "Hidayat Tjokrodjojo" <ghidayat@gmail.com&gt;


Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (2)

Have you tried the highest rated email app?

With 4.5 stars in iTunes, the Yahoo Mail app is the highest rated email app on the market. What are you waiting for? Now you can access all your inboxes (Gmail, Outlook, AOL and more) in one place. Never delete an email again with 1000GB of free cloud storage.


———————————————————————-
Download MASTEL MOBILE APPS
Google Play Store:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bikinapp.apps.appMastelIndonesia&hl=en
iOS AppStore:
https://itunes.apple.com/us/app/mastel-indonesia/id1183344146?mt=8
Daftar Anggota Koperasi Digital:
https://reg.digicoop.id/18051975
————
Kunjungi www.mastel.id untuk mendapatkan informasi lebih lanjut

Owner : mastel@mastel.or.id
Moderator: info@mastel.or.id
Untuk mengirim pesan:
MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com
Untuk berhenti dari milis kirimkan imel kosong ke:
MASTEL-ANGGOTA-unsubscribe@yahoogroups.com

Sekretariat Mastel
Jl. Tambak Raya No.61 Pegangsaan
Jakarta Pusat 10320

Tlp 021-31908806
Fax 021-31908812
email info@mastel.id/info@mastel.or.id
https://www.mastel.id
———————————————————————-

.


__,_._,___