Serangan Malware Baru Targetkan Jutaan Perangkat Android

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Para pengguna perangkat Android kembali sedang waspada karena jutaan ponsel pintar dapat menjadi target dalam sebuah gelombang serangan malware jenis baru.

Para penggemar Android diperingatkan bahwa adanya sejumlah penjahat di dunia maya dapat meluncurkan sebuah gelombang serangan baru yang menargetkan perangkat Android di seluruh dunia.

Sistem operasi Android saat ini telah digunakan pada lebih dari dua miliar perangkat setiap bulannya dan merupakan salah satu perangkat lunak yang paling banyak digunakan di dunia. Pengguna Android sendiri sudah tidak asing dengan serangan ataupun ancaman malware, karena sebelumnya telah ada sejumlah kasus serangan malware yang menjadi berita utama.

Salah satu ancaman malware terbesar dalam beberapa waktu terakhir adalah kampanye malware Judy, yang diduga telah menginfeksi 36,5 juta smartphone melalui Google Play Store. Dan saat ini dikhawatirkan para pengguna Android akan menghadapi ancaman malware yang dapat menargetkan jutaan perangkat di seluruh dunia.

Seperti telah diberitakan, minggu ini telah dipastikan bahwa Fortnite akan hadir di Android. Fortnite adalah permainan ponsel terpopuler di dunia saat ini, dan ada sekitar 125 juta pemain dari seluruh dunia.

Namun, Fortnite untuk Android tidak akan dirilis secara resmi di Google Play Store. Epic Games selaku pembuat Fortnite akan menjadi tempat bagi aplikasi permainan itu agar dapat diunduh langsung oleh para pengguna Android. Karena Fortnite untuk Android telah ditunggu beberapa bulan terakhir, maka kemungkinan besar jutaan gamer akan mengunduhnya.

Melihat hal tersebut pakar keamanan memperingatkan bahwa penjahat siber dapat memanfaatkan ketidakhadiran Fortnite dari Google Play Store untuk menyebarkan penipuan. Ini disampaikan oleh Rob Shapland, konsultan keamanan dunia maya di Falanx Group kepada The Guardian.

Dia juga mengatakan bahwa keputusan yang diambil oleh Epic Games untuk mempublikasikan versi Android Fortnite di luar Play Store adalah pilihan yang sangat buruk dan membahayakan keamanan para pemain mereka.”

Sementara itu, Sean Sullivan, penasihat keamanan di F-Secure, mengatakan ancaman ini telah disoroti dalam dari awal hingga peluncuran Fortnite untuk Android.

Para gamer di Android melihat rekan-rekan mereka di iOS mendapatkan Fortnite untuk Mobile sebulan yang lalu, dengan adanya janji Fortnite untuk Android akan dirilis menyusul. Namun, selama periode itu saja sudah ada banyak video palsu di YouTube yang mengklaim mampu dan menawarkan saran tentang cara mengunduh Fortnite untuk Android sebelum resmi diluncurkan.

Menurut Sullivan, video-video itu hanya akan mengarahkan para pengguna untuk memasang aplikasi palsu yang berisi perangkat lunak yang jahat atau menyerahkan rincian pembayaran kepada scammer.

Saat ini Fortnite untuk Android masih dalam tahap pengujian atau versi beta. Apabila pengguna Android ingin turut serta dalam versi beta ini, maka hanya perlu mendaftar di situs resmi Epic Games.

Berikut ini adalah situs resmi dari Epic Games https://www.epicgames.com/fortnite/en-US/mobile/android/sign-up. Cukup klik tombol ‘sign up for email invite’ dan masukkan informasi detail yang diperlukan.

Jika kita menerima e-mail mencurigakan dari alamat e-mail yang tidak dikenal dan mengklaim serta menawarkan Fortnite untuk Android, maka kita dapat melaporkannya ke Action Fraud UK melalui tautan berikut ini https://www.actionfraud.police.uk/report_fraud

Sumber