3GPP Setujui Spesifikasi Untuk 5G

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

3GPP akhirnya menyetujui spesifikasi untuk Non-Standaline 5G NR (New Radio) pada rapat yang diadakan di Lisabon, Portugal. 3GPP adalah organisasi yang mengawasi standar seluler.

Seperti dilansir dari The Inquirer, 3GPP mengumumkan berita tersebut melalui akun Twitternya, selain itu mereka juga menyampaikan terima kasih kepada Qualcomm atas kerja kerasnya yang telah membantu mewujudkannya lebih cepat dari yang telah direncanakan.

3GPP Setujui Spesifikasi Untuk 5G

Dengan adanya keputusan tersebut, maka operator seluler seperti EE, Vodafone dan lain – lain akhirnya bisa melengkapi layanan mereka dengan 5G.

Minggu ini 3GPP akan meluncurkan spesifikasinya dan telah diatur agar bisa mendukung spektrum frekuensi rendah (600MHz, 700Mhz), frekuensi menengah (3.5Ghz) dan frekuensi tinggi (50GHz).

Menurut Qualcomm’s director of technical marketing, Matt Branda, berdasarkan spesifikasi tersebut para vendor nanti akan menggunakannya untuk membangun spektrum dalam rangka menghadirkan 5G sebenarnya kepada pelanggannya.

“Ini merupakan langkah nyata yang memungkinkan para vendor untuk mulai membangun peralatannya,” ujarnya.

Modem 5G pertama kali diumumkan setahun yang lalu, tetapi bulan lalu telah hadir di X50, waktu itu Qualcomm memperlihatkan uji coba sebuah desain handset yang akan digunakannya untuk menguji 5G.

Hasil uji coba tersebut memperlihatkan Frekuensi gelombang milimeter 28GHz yang masuk dalam jangkauan Gigabit. Namun, Qualcomm mengatakan akan mampu mendukung 5Gbps jika 5G telah digunakan secara luas. Ini akan membuat 5G lebih cepat dibandingkan koneksi yang saat ini digunakan.
Sementara itu, EE salah operator seluler asal Inggris, juga tengah mengembangkan 5G. Pada bulan November 2017, perusahaan ini berhasil mendemonstrasikan uji coba 5G pada jaringannya, yang mampu menghadirkan kecepatan download hingga 2,8 Gbps.

Mereka mengatakan bahwa uji coba tersebut merupakan langkah besar yang diambil untuk melakukan uji coba lainnya terhadap generasi baru dari konektifitas mobile. Dimana ini nantinya akan membantu menghadirkan layanan komersil untuk koneksi 5G di masa depan.

Bekerja sama dengan pembuat ponsel Huawei, uji coba tersebut dihubungkan dalam sebuah virtualisasi inti 5G menggunakan 64×64 antena MIMO berukuran besar untuk menyiarkan 5G New Radio, yang akhirnya berhasil melampui kecepatan yang ada sekarang.(hh)

Sumber