Lima prediksi Internet of Things di Tahun 2019

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Perkembangan solusi internet of things (IoT) membawa tantangan tersendiri. Berikut adalah lima hal yang dapat diharapkan oleh para pemilik usaha dari IoT di tahun 2019.

Internet of things (IoT) tidak hanya mengubah bagaimana cara bisnis beroperasi, tetapi juga bagaimana orang menjalani hidupnya. Dengan ketersediaan sensor, infrastruktur komputer awan, platform, analitik, dan banyak lagi, teknologi IoT telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Namun pada 2019, kehadiran IoT di perusahaan akan berubah secara keseluruhan, menurut Forrester’s Prediksi 2019: The Internet of Things yang dirilis pada hari Selasa.

Berikut adalah lima prediksi dari Forrester mengenai IoT yang akan membentuk perusahaan pada 2019.

1. Layanan IOT yang dibundel akan mencoba memotivasi pasar konsumen yang lambat

Visi rumah pintar yang saling berhubungan dan terpusat saat ini lebih merupakan impian perusahaan, daripada konsumen, seperti tertulis di dalam laporan itu.

Saat ini, konsumen semakin mudah memasuki industri perangkat rumah pintar, membeli satu perangkat yang mendukung aplikasi dalam satu waktu, yang kemungkinan akan terus berlanjut pada 2019.

Sementara dari sisi industri mereka mungkin akan mencoba menggabungkan layanan dan taktik pada diskon sebagai insentif, konsumen sepertinya tidak siap untuk jenis konektivitas terintegrasi tersebut.

2. Istilah IoT sebagai payung akan berkurang

Percakapan nantinya akan beralih dari kata kunci yang rancu kepada penggunaan teknologi aktual. Internet of Things tidak memiliki nilai langsung. Semua ini lebih kepada solusinya, baik itu berupa aplikasi, pengelolaan dan pemantauan aset, solusi manajemen kinerja, serta berbagai jenis solusi yang menyatu untuk memecahkan sebuah masalah, inilah yang menjadi proposisi nilai dair IoT.

3. Vendor IoT akan bersaing untuk menjadi platform IoT

Para vendor platform IoT akan mempersempit cakupannya pada 2019, mereka akan lebih fokus pada kasus penggunaan khusus. Para pembisnis profesional tidak akan mencari satu platform IoT industri untuk mengelola setiap proses yang terjadi di perusahaan mereka, tetapi malah akan mencari platform yang dikhususkan pada tugas-tugas tertentu.

Selain itu, di tahun 2019, perusahaan dapat berharap untuk melihat lebih banyak kemitraan dengan platform IoT. Ini merupakan upaya bagi vendor platform untuk menarik lebih banyak orang dengan mengkhususkan diri dalam lebih banyak kasus penggunaan.

4. Kota-kota pintar menjadi target penjahat siber

Sebuah kota akan menjadi lebih pintar dan lebih cerdas sebagai upaya meningkatkan efisiensi dalam operasi, tetapi banyak kota tidak mempersiapkan sistim keamanan ke dalam perangkat mereka yang terhubung. Jadi di antara lampu pintar, sistim kontrol lalu lintas, dan transportasi umum, kota-kota pintar itu juga akan menghadapi ancaman dari para penjahat siber.

Pada 2019, laporan itu juga memprediksi adanya peningkatan serangan ransomware di kota-kota pintar yang menjadi target, sehingga akan menyebabkan gangguan besar terhadap layanan warga. Oleh karena itu kota-kota pintar perlu mengambil tindakan pencegahan dan mulai mempersiapkan sistem keamanan dari sekarang.

5. Pasar untuk layanan pengelolaan IoT akan berkembang

Di dalam laporan juga disebutkan bahwa tahun depan ini akan menjadi tuan rumah bagis pasar IoT guna membantu mengelola dan mengoperasikan aset IoT yang terfragmentasi.

Pengelolaan produk-produk yang terhubung menjadi sangat penting, sehingga menghadirkan sebuah peluang layanan untuk pengelolaan perangkat IoT. Apalagi fakta memperlihatkan semakin banyak jenis produk yang terhubung dalam sebuah pengelolaan industri.

Sumber