Android 17 Diluncurkan Dengan Fitur Multitasking Baru Seiring Dengan Perluasan Fitur Gemini Oleh Google

Google pada hari Selasa merilis versi final sistem operasi Android 17, serta versi serupa untuk jam tangan pintar, Wear OS 7. Rilis terbaru ini, yang pertama kali hadir di perangkat Pixel miliknya sendiri, juga disertai dengan Pixel Drop, yang menghadirkan fitur-fitur baru termasuk dukungan untuk model AI terbaru, seperti model pembuat musik Lyria 3, Gemini Omni multimodal, dan alat terjemahan suara untuk Pixel 10a dengan AudioLM.

Menurut techcrunch.com, dalam merilis fitur terbaru ini menegaskan strategi Google dalam memanfaatkan perangkat Android dan Pixel untuk memamerkan teknologi AI terbarunya. Sementara pesaingnya, Apple, berfokus pada upaya mengejar ketertinggalan di bidang AI dengan peluncuran publik pembaruan AI untuk Siri dan iOS 27 pada bulan September, Android 17 dari Google berfokus pada model AI terbarunya, peran Gemini dalam kreasi, komunikasi, dan pengalaman perangkat lainnya.

Dalam Pixel Drop hari ini, fitur berbagi file Android Quick Share akan kompatibel dengan AirDrop dari Apple pada perangkat Pixel 8a dan 9a model lama. Selain itu, Gemini Omni kini memungkinkan Anda mengedit video langsung dalam percakapan, sementara Lyria 3 memungkinkan pengguna membuat lagu dengan petunjuk teks dan/atau gambar di dalam aplikasi Gemini. Perangkat Pixel 10a juga akan mendapatkan alat terjemahan suara-ke-suara yang lebih baik berkat AudioLM.

Fitur-fitur ponsel lainnya juga akan hadir, seperti kemampuan merekam pesan suara keluar yang dipersonalisasi untuk penelepon saat Anda tidak dapat menjawab panggilan. Selain itu, fitur Take a Message akan tersedia di lebih banyak pasar global.

Pixel Drop juga menghadirkan fitur deteksi darurat ke Google Pixel Watch, artinya jika jam tangan mendeteksi kecelakaan mobil, terjatuh, atau tidak adanya denyut nadi, jam tangan tersebut akan secara otomatis menghubungi layanan darurat dan kontak darurat yang Anda pilih.

Selain AI, pembaruan besar Android 17 memungkinkan pengguna memanfaatkan fitur seperti “bubble bar,” yaitu elemen antarmuka pengguna baru yang memungkinkan Anda mengatur, memindahkan, dan kemudian dengan cepat mengakses aplikasi terbaru yang muncul sebagai gelembung di bagian bawah layar Anda. Fitur ini dirancang untuk membantu mempercepat interaksi aplikasi dan mendukung alur kerja multi-aplikasi.