Apple Pasang Iklan Lowongan Kerja Tersembunyi

logo huawei

Sebuah iklan lowongan kerja untuk posisi engineer di Apple telah ditemukan tersembunyi di situs perusahaan teknologi raksasa tersebut.

Berikut tulisan dari iklan tersebut, “Hey there! You found us” (Hei kamu di sana! Kamu telah menemukan kami), dan selanjutnya menjelaskan bahwa Apple sedang mencari seorang engineer yang berbakat untuk membuat komponen infrastruktur yang penting.

Seperti dilansir dari BBC, orang yang menemukan iklan lowongan tersembunyi itu adalah Zack Whittaker seorang wartawan kemanan siber. Ia menemukannya ketika sedang menganalisa sejumlah data yang dikirimkan dari aplikasi – aplikasi di iPhone, tapi ia tidak melamar pekerjaan tersebut.

“Sebagai bagian dari trafic streaming saya melihatnya, dan data itu terkoneksi pada satu URL dan disanalah iklan itu ada,” jelasnya

Halaman dimana iklan itu ada merupakan bagian dari alamat situs “us-east-1.blobstore.apple.com”, dimana sekarang muncul pesan error apabila dibuka. “Blobstore” adalah nama yang digunakan server – server milik Apple.

“Sungguh luar biasa melihat perusahaan-perusahaan ini mengambil cara yang inovatif untuk mengajak orang bekerja untuk di perusahaan mereka,” ujar Zack.

“Sering kali mencari pekerjaan adalah kebetulan dan keberuntungan. Dengan cari ini, pastinya akan lebih membuat menarik,” imbuhnya.

Kualifikasi terpenting yang diperlukan untuk posisi tersebut termasuk paham akan teknologi server modern dan sistem distribusi.

Zack mengatakan bahwa dia tidak melamar untuk posisi pekerjaan tersebut.

“Apple tidak mencari saya,” ujarnya.

Penggunaan pesan tersembunyi untuk merekrut tenaga kerja memiliki sejarah yang panjang.

Pada masa perang dunia kedua, kantor pusat penterjemahan kode Bletchley Park memasang serangkaian teka teki di surat kabar untuk menarik minat orang bekerja pada mereka.

Pada tahun 2016, perusahaan asal Inggris Dyson membuat serangkaian seri yang berisikan empat tantangan, yang dimulai dengan kunci tersembunyi di dalam video YouTube.

Dan pada tahun 2015, GCHQ menggunakan pembersih bertekanan tinggi dan stensil untuk menyemprotkan grafiti dengan kode tersembunyi di trotoar – trotoar berbagai wilayah di Inggris, sebagai bagian dari kampanye perekrutan tenaga kerja. Selain itu mereka juga menggunakan kuis yang disajikan secara online.

Pada tahun yang sama, mantan engineer Google Max Rosett menulis sebuah artikel yang menjelaskan bagaimana waktu itu ia menemukan pekerjaannya di Google. Ia tanpa sengaja menemukannya ketika sedang mencari istilah – istilah bahasa pemograman ketika sedang mencari pekerjaan baru. Sebuah kotak muncul di hasil pencarian Google yang menanyakan apakah ia siap untuk sebuah tantangan. Mulai dari situ ia menangani beberapa masalah sampai akhirnya ia bekerja untuk Google.

“Salah satu keahlian penting yang harus dimiliki seorang engineer dan khususnya seorang spesialis keamanan siber adalah pola pikir yang dapat menyelesaikan sebuah masalah,” jelas Prof Alan Woodward dari Universitas Surrey.

“Kuis merupakan cara terbaik untuk menemukannya. Sementara keterampilan teknis bisa diajarkan,” imbuhnya.(hh)

Sumber