Apple Siapkan 75 juta iPhone 5G untuk Akhir Tahun

logo huawei

Apple Inc (AAPL.O) telah meminta pemasok untuk membuat setidaknya 75 juta iPhone 5G untuk akhir tahun ini. Raksasa teknologi yang berbasis di Cupertino, California itu mengharapkan pengiriman iPhone generasi berikutnya ini mencapai hingga 80 juta unit pada tahun 2020.

Dilansir dari situs web Bloomberg.com, Apple berencana untuk meluncurkan empat model iPhone baru bulan depan dengan kecepatan nirkabel 5G, desain baru, dan dengan pilihan ukuran layar yang lebih luas. Di antara penyegaran produk komprehensif ini, Apple juga mempersiapkan iPad Air baru dengan layar seperti iPad Pro edge-to-edge, dua versi Apple Watch baru, dan headphone over-ear pertama di luar merek Beats. Speaker HomePod yang lebih kecil juga sedang dalam pengerjaan.

Perusahaan juga sedang mengembangkan Apple TV dengan prosesor yang lebih cepat untuk penggunaan yang lebih baik dan kendali jarak jauh juga ditingkatkan.

Pada hari Selasa, pemasok raksasa Silicon Valley naik, sedangkan Taiwan Semiconductor Manufacturing Co dan LG Display Co ditutup naik 2 persen, pemasok lensa Largan Precision Co naik 4,1 persen dan perakit headphone Goertek Inc. naik 2,1 persen. Pada musim panas 2019 lalu, pemasok tengah bersiap membuat komponen untuk 75 juta handset. Target di 2018 pun serupa, jadi target tahun ini 75 juta hingga 80 juta unit.

Mitra perakitan iPhone utama, Hon Hai Precision Industry Co. juga dikenal sebagai Foxconn, telah memberikan beberapa pemberitahuan selama sebulan terakhir telah merekrut pekerja untuk iPhone di kota Zhengzhou di China tengah.

Akibat pandemi COVID-19 yang telah mengakibatkan krisis ekonomi global dan mengganggu rantai pasokan, Apple melihat permintaan yang kuat untuk iPhone, iPad, dan komputer Mac dari orang-orang yang bekerja dan belajar dari jarak jauh.

Perangkat tersebut masih menghasilkan hampir setengah dari penjualan Apple, dan sering kali mencapai 60% di musim liburan. Saham Apple telah melonjak 76% tahun ini, menjadikannya perusahaan AS pertama yang melampaui nilai pasar $ 2 triliun.(na)