Bls: Bls: [MASTEL-ANGGOTA] FW: Rencana Regulasi yang Sedang Bergulir

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads
 

Pak Nonot dan pak Ferrij,
Mungkin waktu mengatakan itu hanya 200M USD (Two hundred ‘M’ US dollar). Di bahasa kita M=Milyar sedangkan bahasa sana M=Million, sementara 1 USD=Rp. 13ribu+.. capek deh..
Salam sejahtera bapak2 di Mastel.
Rasmo

From: mastel-anggota@yahoogroups. com” <mastel-anggota@yahoogroups.com>
Reply-To: mastel-anggota@yahoogroups. com” <mastel-anggota@yahoogroups.com>
Date: Fri, 21 Oct 2016 16:29:15 +0700
To: mastel-anggota@yahoogroups. com” <mastel-anggota@yahoogroups.com>
Subject: RE: Bls: Bls: [MASTEL-ANGGOTA] FW: Rencana Regulasi yang Sedang Bergulir
Terima kasih Pak Ferij,
Lama tak jumpa…
Semoga semakin sukses lahir & batin
Jika 200 juta USD berarti cuma Rp. 2,6T ya Pak
Terlalu kecil Pak…. defisit neraca perdagangan sektor telko + ict saja sekitar 4-5 Milliar USD dlm satu tahun.
atau sekitar rp. 60T… sy tdk tahu apakah msh segini thn 2016 ini.
Salam hangat Pak,
NH
Sent from my Samsung Galaxy smartphone.

——– Original message ——–
From: “‘Ferrj Lumoring’ ferrij.lumoring@gmail.com [MASTEL-ANGGOTA]” <MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com>
Date: 10/21/16 15:51 (GMT+07:00)
Subject: RE: Bls: Bls: [MASTEL-ANGGOTA] FW: Rencana Regulasi yang Sedang Bergulir

 

Pak Nonot,

Mungkin telah terjadi salah kutip, dimana maksudnya  200 million dollar, bukan 200 milyar dolar.

 

Salam,

Ferrij.

 

From: MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com [mailto:MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com]
Sent: Friday, 21 October, 2016 15:34
To: MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com
Cc: mastel-dpa@yahoogroups.com
Subject: RE: Bls: Bls: [MASTEL-ANGGOTA] FW: Rencana Regulasi yang Sedang Bergulir

 

 

Bagi yg terlibat langsung di dunia Telekomunikasi indonesia, angka 200M USD (lbh dr 2000 trilliun) pasti sangat besar.

Apalagi jika dikaitkan dgn seberapa besar penghematan investasi jika MOCN RAN sharing dijalankan.

Laporan resmi GSMA menyatakan bhw penghematan utk MOCN RAN sharing bisa mencapai 40%.

Maka tinggal dicoba hitung sendiri berapa nilai investasi utk melengkapi sisa area yg belum dijangkau oleh sinyal selular.. 

Atau mau diambil asumsi yg lebih besar, misalnya lengkapi 3G, lengkapi 4G, ditambah lagi dgn 4.5G.

Ini pun pasti tidak akan sampai 2000 trilliun.

 

Namun jika fixed-Broadband dimasukkan ke dalam perhitungan; dgn asumsi “potensi pemborosan” jika semua pemegang lisensi jartup & pemegang lisensi jartaplok akan membangun sendiri-sendiri spt yg terjadi saat ini; ditambah asumsi spek gorong-gorong yg spt di negara yg lbh maju;

maka jika aturan infra-sharing dijalankan, mungkin baru akan didapat angka di atas 1000 trilliun krn pekerjaan sipilnya yg mahal. Termasuk sharing site dan gedung plus sharing operasional lainnya.

 

Atau asumsi yg lain; misalnya “hemat 20T per tahun selama kurun waktu 100-tahun”…

Para senior di Mastel sy yaqin sdh pakar dan paham ttg angka-angka ini.

 

Maka cukuplah disimpulkan bhw angka 200M USD itu tidak benar; 

dan seraya memohon perlindungan dan kekuatan YME, smg kita dihindarkan dari kesalahan yg serupa.

 

Salam damai sejahtera wass wrwb

Smile….

NH

 

 

Sent from my Samsung Galaxy smartphone.

 

——– Original message ——–

From: “Eddy Thoyib eddy.thoyib@yahoo.co.id [MASTEL-ANGGOTA]” <MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com>

Date: 10/21/16 13:49 (GMT+07:00)

Subject: Bls: Bls: [MASTEL-ANGGOTA] FW: Rencana Regulasi yang Sedang Bergulir

 

 

Bapak dan Ibu ysh.

Tulisan Selular ID yg di attach oleh Pak Setyanto ini “anehnya” di posting juga oleh pak Noor Izza di Facebooknya sebagai status.

Saya ” su’udzon” bahwa beliau agak kesal dengan Pak Menteri , karena dalam tulisan di Selular ID ini dikatakan bahwa Pak Menterinya “ketus” dan meminta wartawan bertanya ke Pak Noor Izza langsung.

 

Kesan yg saya tangkap beliau kecewa Pak Menteri tidak back up beliau dengan sinyalemen US $ 200 milyar penghematan yg terjadi.

Tapi bisa juga tidak demikian, karena kita tidak tau bagaimana ekspresi yg sebenarnya ditampilkan oleh chief Rudi pada saat itu; apakah benar benar ketus atau karena tidak ingin belama lama lantas “ngendiko”  silahkan tanya Noorizza, dia yang menghitung. Bisa juga demikian.

 

Wallahua’lam bisshowaab.

salam hormat

ET

 

( di akhir catratan Noor Izza di FBnya, beliau bilang akan ‘ Open Floor”)

 


Dari: “‘SetYanto’ setyanto@pacific.net.id [MASTEL-ANGGOTA]” <MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com>
Kepada: MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com
Cc: mastel-dpa@yahoogroups.com
Dikirim: Kamis, 20 Oktober 2016 23:14
Judul: RE: Bls: [MASTEL-ANGGOTA] FW: Rencana Regulasi yang Sedang Bergulir

 

 

MWR : tambah membingungkan…?

 

Sps

+++

 

Jakarta, Selular.ID – Ombudsman RI dalam keterangan resminya mempertanyakan angka penghematan devisa sebesar USD200 Miliar jika kebijakan network sharing dilaksanakan. Angka tersebut belakangan muncul dalam sebuah artikel di media massa yang ditulis oleh Noor Iza, Plt Kepala Pusat Informasi dan Humas Kominfo.

“Dengan network sharing maka negara akan mendapat benefit dari penghematan devisa karena akan terjadi efisiensi sekitar 200 miliar dolar AS,” tulis Noor Iza.

Ketika dikonfirmasi mengenai angka tersebut Menteri Komunikasi dan Informatika RI , Rudiantara menolak berkomentar. “Saya tidak pernah membuat perhitungan sebesar itu. Tanyakan saja ke pak Noor,” ketusnya saat ditanya awak media.

Sementara itu Noor Iza ketika ditanyakan mengaku mempunyai perhitungan tersendiri terkait angka tersebut. “Angka itu merupakan penghematan jika diakulasikan selama beberapa tahun,” katanya.  Sayangnya Noor Iza tidak menyebutkan angka USD200 Miliar itu akumulasi kurun waktu berapa tahun.

 


From: MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com [mailto: MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com ]
Sent: Wednesday, October 19, 2016 5:03 PM
To: MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com
Subject: Re: Bls: [MASTEL-ANGGOTA] FW: Rencana Regulasi yang Sedang Bergulir

 

Pak Eddy Thayib Yth.

 

Terima kasih dan appreciate update-nya.

 

Membaca posting Bapak, khususnya di bagian tentang respon Al Mukharom Sahabat kita “bahwa ada bahan studynya, namun dengan tegas menyatakan belum bersedia untuk sharing bahan dimaksud karena Insya Allah dalam beberapa minggu ke depan Kominfo akan menyelenggarakan diskusi mengenai PP52 dan 53” saya spontan teringat kisah nyata bagaimana seorang pebisnis besar indonesia merespon ketika ditanya calon mitra bisnisnya mengenai kesiapan investasi yang dijanjikannya.

 

Pada suatu masa, sang pengusaha ini, sebutlah namanya A, mendapat prospek untuk berbisnis yang pasarnya captived. Nah si calon pemberi kerja bertanya, ” kamu sudah punya lahan untuk dirikan pabrik di atasnya?” si pengusaha A menjawab tegas “punya!”. Menindak-lanjuti percakapan tersebut, beberapa waktu kemudian si calon pemberi kerja menghubungi A, “aku mau lihat lahanmu”. Maka dibawalah calon pemberi kerja ini ke suatu tempat, gunakan helikopter, mendarat di sebidang tanah kosong yang hamparannya lumayan luas. Si calon pemberi kerja terkesan oleh lahan yag ditunjukkan A kepadanya.

 

Maka dia tanya, “ini luasnya berapa? A menjawab “kurang lebih 25 hektar”, pemberi kerja makin terkesan. Lanjut tanyanya “sejak kapan kamu punya tanah ini?” si A diam sejenak namun segera menjawab jujur “ini tanah belum jadi milik saya” haaaa si calon pemberi kerja terngaga setengah tak percaya, lalu tanyanya “kapan kamu mau bayar tanah ini sehingga kamu bisa segera membangun pabrik?’ dengan ringan pengusaha berinisial A ini menjawab “setelah saya tanda tangani kontrak order dari Bapak”

 

Inilah mental pengusaha yang menjadi birokrat, atau birokrat yang kebelet jadi pengusaha; yang penting yakin diri, ada jawaban, agar peluang tak lepas dari genggaman. Ya saya punya, tetapi tunggu ya???? Kira-kira begitu.. Boleh aku memelajarinya? Ntar dulu kan akubelum disuruh sama Boss untuk membuatnya?????/ wkwkwkwk.

 

Lha itu angka dari mana? Ada dechhh mau tau aja? atau tahu banget?

 

Salam,

maswig

 

From: <MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com> on behalf of ” Eddy Thoyib eddy.thoyib@yahoo.co.id [MASTEL-ANGGOTA]” <MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com>
Reply-To: <MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com>
Date: Tuesday, October 18, 2016 at 10:35 AM
To: MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com” <MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com>
Subject: Bls: [MASTEL-ANGGOTA] FW: Rencana Regulasi yang Sedang Bergulir

 

 

Bapak – Bapak ysh.

 

Saya kebetulan pagi ini bertemu dengan Pak Noor Izza dan sempat menyampaikan concern yang disampaikan oleh Pak Setyanto. Pak Noor Izza menyampaikan terima kasih atas perhatian yg diberikan khususnya kepada Pak Setyanto dan Pak Mas Wigrantoro yg telah berkenan mengkeritisi asumsi penghematan yang dapat diperoleh sebesar USD 200 Milyarapabila network sharing dapat dijalankan dengan baik. (sesuai tulisan beliau ).

 

Ketika saya tanyakan apakah beliau punya dasar study atau kajian yang mendasari claim bahwa akan didapatkan efisiensi sebesar itu, dengan tegas beliau menyatakan bahwa ada bahan studynya; namun beliau belum bersedia untuk sharing bahan dimaksud karena Insyaallah dalam beberapa minggu ke depan ini Kominfo akan menyelenggarakan diskusi mengenai PP 52 dan 53 di Kemenkominfo.

 

Demikian Pak Setyanto dan Pak mas Wigrantoro yssh.

salam

ET

 

 


 

__._,_.___

Posted by: "A. Haryawirasma" <rasmo@indo.net.id&gt;


Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (14)

Have you tried the highest rated email app?

With 4.5 stars in iTunes, the Yahoo Mail app is the highest rated email app on the market. What are you waiting for? Now you can access all your inboxes (Gmail, Outlook, AOL and more) in one place. Never delete an email again with 1000GB of free cloud storage.


———————————————————————-
Mailing List Anggota MASTEL
Dilarang menggunakan kata kasar, mengandung SARA, memfitnah,
bersifat menghasut,spamming,junk mail.
Semua attachment harus mendapat ijin dari Owner atau Moderator.

Owner : mastel@mastel.or.id
Moderator: info@mastel.or.id
Untuk mengirim pesan:
MASTEL-ANGGOTA@yahoogroups.com
Untuk berhenti dari milis kirimkan imel kosong ke:
MASTEL-ANGGOTA-unsubscribe@yahoogroups.com

Sekretariat Mastel
Jl. Tambak Raya No.61 Pegangsaan
Jakarta Pusat 10320

Tlp 021-31908806
Fax 021-31908812
email info@mastel.id/info@mastel.or.id
https://www.mastel.id/
———————————————————————-

.


__,_._,___