Google Hentikan Layanan Internet Berkecepatan Tinggi

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Google Fiber adalah layanan internet broadband berbasis serat optik yang memulai debutnya pada tahun 2010. Layanan ini merupakan “fiber ke rumah-rumah” yang memberikan konektivitas berkecepatan tinggi untuk bisnis dan individu di kota-kota tertentu.

Menurut Business Insider, Google bermaksud untuk meluncurkan Google Fiber di seluruh Amerika, tetapi perusahaan teknologi raksasa itu “menghentikan” penyebaran layanannya pada tahun 2016, dan belum mengumumkan rencana untuk melakukan ekspansi lebih lanjut di luar 18 kota pilihan saat ini.

Layanan Google Fiber saat telah beroperasi di 18 kota, seperti Atlanta, Georgia, Austin, Texas, Charlotte, Carolina Utara, Chicago, Illinois, Denver, Colorado, San Francisco, California, Seattle, Washington dan 11 lainnya.

Google baru-baru ini menghentikan layanan Google Fiber dari beberapa kota seperti Boston, Massachusetts, Louisville serta Kentucky, di mana Google dilaporkan akan membayar 4 juta dolar ke kota selama 19 bulan ke depan untuk kerusakan yang dihasilkan dari upaya gagalnya menggunakan pelayanan.

Daya tarik terbesar dari Google Fiber adalah bandwidth-nya. Saat ini rata-rata akses internet di Amerika adalah sekitar 11,5 Mbps, Google Fiber menawarkan kecepatan tertinggi 1.000 Mbps (atau 1 Gbps) untuk paket layanan tertinggi.

Namun, seperti kebanyakan layanan internet broadband, Google Fiber adalah jaringan bersama (shared network) yang artinya bahwa kecepatan yang dapatkan oleh pengguna tergantung pada seberapa banyak data yang digunakan secara bersamaan.

Tetapi karena Google Fiber dibangun untuk mendukung 1000 Mbps, bandwidth yang sangat tinggi sehingga tidak mungkin setiap bandwidth pelanggan individu akan terpengaruh oleh pelanggan lain.

Harga untuk layanan bervariasi berdasarkan wilayah, tetapi sebagian besar pelanggan Google Fiber harus membayar sekitar 50 dolar setiap bulannya untuk layanan 100 Mbps dan 70 dolar / bulan untuk 1000 Mbps.

Selain itu, Google Fiber juga menyertakan opsi untuk televisi kabel, dengan penambahan biaya sekitar 90 dolar / bulan untuk paket dasar. Dalam semua kasus, harga termasuk semua dan ditagih setiap bulannya, tanpa ada kontrak layanan tahunan, biaya untuk peralatan sewa, ataupun batas penggunaan data per bulannya.

Berhubung Google telah membatalkan rencananya untuk penyeberan layanan Google Fiber secara luas di seluruh Amerika, dan telah menghentikan layanannya dari beberapa kota, para kritikus menyebut inisiatif itu merupakan sebuah “kegagalan.”

Namun, paling tidak layanan Google Fiber telah memberikan perubahan penting bagi sejumlah perusahaan, seseorang dari industri mengatakan kepada Business Insider bahwa kehadiran Google Fiber di Austin, Texas, khususnya, telah memiliki efek positif pada industri broadband local yang memacu persaingan dan bahkan pertumbuhan.(hh)