Google Maps Tambahkan Fitur Baru Agar Terhubung Pada Bisnis Lokal

logo huawei

Google mengumumkan bahwa mereka tengah memperbarui aplikasi peta milik mereka dengan menambahkan fitur-fitur baru yang ditujukan untuk membantu konsumen agar terhubung dengan bisnis-bisnis lokal selama pandemi coronavirus.

Dilansir dari situs web Cnet.com, fitur tersebut nantinya memungkinkan orang dapat membuat jadwal untuk bertemu secara virtual, seperti yoga online atau kelas kursus memasak dengan memberikan perkiraan harga untuk layanan tersebut.

Pembaruan lainnya juga akan memungkinkan toko membuat daftar jam khusus, seperti seperti etalase yang dikhususkan untuk manula atau orang-orang yang memiliki sistem imun yang rendah.

Perubahan ini dilakukan karena bisnis-bisnis lokal mengalami masa sulit akibat pandemi COVID-19, karena munculnya perintah tinggal di rumah selama terjadinya pandemi di seluruh dunia. Akibatnya, banyak restoran dan tempat lainnya melakukan PHK dan terpaksa menutup usahanya.

Dengan adanya fitur baru ini akan memungkinkan bisnis- bisnis lokal untuk meminta dukungan dari konsumen atau pelanggan dengan menguhubungkan mereka ke halaman dimana mereka dapatmelakukan donasi atau membeli produk. Google mengatakan mereka bekerja sama dengan PayPal dan GoFundMe untuk masalah donasi tersebut.

“Saat ini, banyak hal yang berubah dengan cepat di dunia, sehingga sangat penting bagi kita untuk memikirkan cara merespon perubahan tersebut,” ujar Wakil Presiden Senior Google Maps Jennifer Fitzpatrick pada saat konferensi pers.

Selama pandemi, terlihat juga pengiriman dan permintaan mengalami peningkatan. Fitur ini akan membolehkan restoran untuk mendaftarkan beberapa pilihan, termasuk pengambilan pesanan di pinggir jalan atau makan di tempat.
Selain itu ada dapur virtual yang menyediakan makanan tanpa ruang makan, yang juga dapat diverifikasi melalui daftar bisnis di Google Business. Sebelumnya, restoran tidak memiliki opsi tersebut.

Google juga mengatakan bahwa mereka bertujuan untuk membantu bisnis-bisnis kecil diluar dari layanan aplikasi petana. Pada akhir Maret, Google mengumumkan paket senilai 800 juta dollar untuk membantu banyak organisasi yang kesulitan terkena dampak coronavirus.

340 juta dollar juga mereka alokasikan pada kredit iklan bagi usaha kecil dan menengah di semua industri. Kredit tersebut akan masuk ke usaha-usaha yang memiliki akun Google Ads aktif dan harus ditebus sebelum akhir tahun.

Tapi sejumlah usaha kecil menyebutkan paket pertolongan coronavirus dari Google tidak terlalu membantu. Sebagai contoh, beberapa CEO dari usaha travel kecil yang memasarkan layanannya menggunakan platform pengiklanan Google, telah meminta Google untuk memperpanjang masa berlaku kredit iklannya atau menyediakan pengembalian dana tunai.(na/hh)