Ilmuwan Temukan Cara Isi Ulang Baterai Dalam Hitungan Detik

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Baterai saat ini merupakan salah satu pelengkap yang dapat mengimbangi perubahan teknologi yang sangat cepat dan kita nikmati hari ini. Baru – baru ini, para ilmuwan di Universitas Drexel telah menemukan material baru yang bisa membantu pengisian baterai ponsel dan mobil listrik hanya dalam beberapa detik saja.

Oleh karena baterai merupakan pengimbang dari perubahan teknologi, maka para ilmuwan bekerja keras mencari komponen atau material baru yang bisa meningkatkan kapasitas serta waktu pengisian baterai yang lebih cepat.

Seperti dilansir dari Fossbytes, salah satu kunci untuk mendapatkannya adalah pada superkapasitor, tapi ini pun memiliki keterbatasan, seperti siklus bongkar muat cepat dan kapasitasnya juga kurang jika dibandingkan dengan baterai konvensional.

Para ilmuwan di Universitas Drexel, Pennsylvania tengah mengembangkan material nano yang disebut dengan MXene. Material ini merupakan kombinasi dari kemampuan pengisian cepat dari superkapasitor dengan kapasitas tinggi pada baterai yang digunakan hari ini. Namun, yang paling menarik mengenai baterai jenis baru ini ialah kemampuannya untuk mengisi baterai mobil listrik yang mengguna MXene hanya membutuhkan waktu beberapa detik saja.

MXene adalah material yang sangat kecil dan memiliki struktur berlapis – lapis yang terdiri dari karbon konduktif yang diletakkan diantara dua lapisan oksida. Lapisan ini dibuat bertumpuk antara satu dan lainnya dan dapat dikelompokkan dalam beragam bentuk.

Hanya saja masalahnya dengan MXene ialah ion – ion yang membawa energi listrik untuk disimpan didalam baterai sangat lambat mencapai tujuannya, sehingga ini mengakibatkan diperlukan waktu berjam – jam untuk mengisi baterai.

Para ilmuwan di Universitas Drexel telah menemukan solusinya dengan menggunakan hydrogel, yang akan membuat ion – ion bergerak secara bebas pada MXene. Dengan teknik ini, mereka berhasil mengisi ulang elektroda – elektroda pada material nano dalam hitungan milidetik.

Tetapi masih ada satu kesulitan lagi yang perlu diatasi. Sebuah baterai yang dibuat dengan menggunakan teknik ini ukurannya akan sangat kecil, jadi perlu ditemukan sebuah cara untuk menyesuaikan semua uji coba yang telah dilakukan pada ukuran bateri ponsel dan mobil listrik sebenarnya. Apabila mereka berhasil menemukannya, maka pengisian ulang baterai tersebut hanya akan memerlukan waktu beberapa detik saja.

Belum ada kepastian kapan tanggal penelitian itu akan selesai, kalau mereka berhasil dan bisa meluncurkannya, maka ini akan menjadi sebuah terobosan yang hebat.(hh)