Inilah Hal yang Dilarang Ketika Karyawan Google Berada di Tempat Kerja

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Baru-baru ini, perusahaan layanan pencarian Google memperkenalkan sejumlah aturan baru untuk karyawannya yang perlu dipatuhi. Adanya aturan baru ini dimaksudkan untuk memantau apa saja yang karyawan katakana dan lakukan ketika berada di dalam perusahaan.

Siapa sih yang tidak ingin bekerja untuk Google? Tentu saja, semua orang ingin bekerja untuk perusahaan tersebut. Namun, untuk mendapatkan pekerjaan di Google tidaklah mudah. Selain proses wawancara, kita juga harus mengikuti sejumlah aturan. Google adalah salah satu perusahaan paling empati di dunia, dan mereka menggaji karyawannya dengan sangat baik.

Menurut sebuah tulisan blog dari Google, bekerja di Google datang dengan tanggung jawab yang besar. Miliaran orang mengandalkan Google setiap hari-nya untuk mendapatkan informasi berkualitas tinggi serta dapat diandalkan. Oleh karena itu, sangat penting bagi Google untuk dapat menghormati kepercayaan itu dan menjunjung tinggi integritas produk dan layanannya.

Ada tiga hal utama yang perlu diingat pada aturan baru untuk karyawan, yaitu:

Bertanggung jawablah terhadap apa yang dikatakan dan lakukanlah jika itu penting. Anda bertanggung jawab atas kata-kata dan tindakan Anda dan Anda akan dimintai pertanggungjawabannya.

Jadilah seorang yang berguna. Suara anda adalah kontribusi anda, maka jadikanlah diri anda menjadi seorang yang produktif.

Selalu bijaksana. Pernyataan anda dapat dikaitkan dengan Google terlepas dari niat anda, dan anda juga harus bijaksana membuat pernyataan yang dapat menyebabkan orang lain membuat asumsi yang salah.

Di dalam aturan baru tersebut tersebut juga dinyatakan bahwa karyawan tidak diperbolehkan membuang waktu untuk topik-topik non-kerja dan debat politik.

Terlepas dari itu semua, para karyawan telah diminta untuk mengikuti tiga nilai yang dibuat oleh Google. “Hormati pengguna, hormati adanya peluang, saling menghargai. Nilai-nilai kita mengatur bagaimana kita berperilaku dalam mengejar misi kita. Kita masing-masing perlu memilikinya secara pribadi; kita semua perlu memilikinya secara kolektif. ”

Pedoman baru tersebut juga menyatakan bahwa karyawan harus berhenti mengganggu orang lain dengan pemanggilan nama, atau apa pun yang termasuk membuat pernyataan yang menghina, merendahkan, atau mempermalukan. Perusahaan juga menyarankan karyawan mereka untuk tidak menyesatkan atau berbagi data internal dengan orang lain.(hh)