Mengungkap inovasi masa depan di Singapura

Gelombang inovasi global di Asia

Jejak geografis dari inovasi mulai berubah secara signifikan akibat program penelitian dan pengembangan menjadi lebih mendunia. Mengacu kepada studi Inovasi Global 2015, sekitar 94% dari penemu-penemu besar dunia, melakukan kegiatan penelitian dan pengembangannya di luar negeri dan Asia telah menjadi tujuan utamanya, disusul Amerika Utara dan Eropa. Sebagai akibatnya, anggaran penelitian dan pengembangan di Asia telah berhasil melampaui Eropa dan Amerika, yang diperkirakan akan tumbuh dua kali lipat pada 2017. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya perekonomian Asia yang sangat ditopang oleh sektor konsumsi yang mana secara tidak langsung memaksa sejumlah perusahaan untuk menjadi lebih dinamis dan kreatif dalam melakukan penelitian dan inovasi.

Singapura sebagai Silicon Valley di Asia Tenggara

Sebagai pintu masuk ke Asia, Singapura merupakan tempat yang sangat menarik untuk dijelajahi dan juga sebagai wadah menciptakan solusi invovatif yang akan mengubah kehidupan. Mengapa? Karena Singapura memiliki ekosistem yang lengkap bagi perusahaan untuk membuat rancangan dan berinovasi. Di samping itu, Singapura juga memiliki ekosistem wirausaha yang cukup besar dengan hadirnya 55,000 start-ups yang mana menjadikan Singapura sebagai pusat akuisisi start-ups di Asia Tenggara.

Menduduki peringkat ke-7 dunia dalam Global Innovation Index, Singapura merupakan urat nadi penelitian dan pengembangan di wilayah Asia Tenggara. Sejumlah perusahaan global seperti Procter & Gamble juga Danone merupakan sedikit dari sejumlah perusahaan yang menempatkan pusat risetnya di Singapura, untuk mengembangkan produk-produk yang nantinya secara khusus akan dipasarkan di Asia Tenggara. Selain itu, ada juga Visa, Allianz, Nielsen, dan British Petroleum.

Singapura juga telah menyelenggarakan sejumlah acara riset, inovasi dan teknologi yang membawa seluruh pelaku industri global untuk mendiskusikan ide-ide global yang sesuai dengan kebutuhan global, memberikan inspirasi untuk membuat perubahan serta mempromosikan konsep-konsep baru, seperti:

  • Singapore International Robo Expo (1-2 November) yang diharapkan menjadi pasar global untuk menemukan peluang-peluang bisnis, proyek dan pendanaan untuk adopsi solusi robotic.
    www.sire.com.sg
  • Mengambil tema “21st Century Education” dan “21st Century Skills”, EdTechXAsia (8-9 November) merupakan sebuah platform untuk berkolaborasi dengan sejumlah penasehat dunia guna menarik para pelaku di sektor pendidikan untuk hadir serta para pelopor di garis depan di industry pendidikan, inovasi dan investasi
    www.edtechxasia.com
  • Untuk kali ke-2, Asia Pacific Medtech Forum (8-10 Nov) merupakan satu-satunya acara yang mengakomodasi kebutuhan di industri kedokteran dan diagnosa di wilayah Asia Tenggara. Acara ini akan membahas mengenai tantangan dan peluang yang ada di sisi akses, inovasi dan kolaborasi untuk memecahkan kebutuhan industri kesehatan di Asia Tenggara yang belum juga ditemukan solusinya.
    www.medtechforum.asia
  • Singapore Fintech Festival (14-18 Nov) akan menghadirkan sejumlah acara Fintech seperti Hackelerator Demo Day, Innovation Lab Crawl, FinTech Awards, konferensi dan forum yang akan mempertemukan start-ups, pemodal, lembaga keuangan, rekan satu ekosistem lokal, dan lembaga pemerintah untuk saling mengenal, belajar dan berkolaborasi.
    www.fintechfestival.sg

 

Bersantai seusai berbisnis

Habiskan sebagian besar waktu Anda di kota setelah jam kerja usai. Kunjungi sejumlah tempat hiburan dan kehidupan malam yang ada di Clarke Quay. Jangan lupa untuk menjelajahi pusat perbelanjaan yang ikonik di Orchard Road. Tak lupa, cicipi juga kelezatan lokal dari juru masak yang telah meraih gelar Michelin Bib Gourmand dari koki-koki Michelin.

Untuk info lebih lanjut, temukan di: yoursingapore.com/mice for a one-of-a-kind experience in Singapore

Singapore Fin Tech