Jam Tangan Pintar Ini Dapat Berubah Menjadi Ponsel Pintar Dan Tablet PC

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Pelopor komputasi legendaris IBM saat ini memang tidak benar-benar membuat mobile computer seperti jam tangan pintar, ponsel pintar, tablet PC, ataupun laptop. Namun itu tidak menghentikannya untuk mematenkan gagasan yang mungkin menjadi layak di masa depan.

Seperti dilansir dari media Belanda LetsGoDigital, IBM telah mematenkan jam tangan pintar yang secara fisik dapat berubah menjadi ponsel atau tablet yang terpasang di pergelangan tangan. Sebuah konsep yang saat ini tidak masuk , tetapi dapat menjadi kenyataan dengan adanya kemajuan teknologi.

Pada paten aslinya terlihat gambar jam tangan pintar dengan layar tinggi, hampir bebas bezel yang ukurannya terlihat lebih besar dari tampilan kebanyakan perangkat saat ini. Pada layar terlihat tampilan waktu dan detail cuaca serta icon untuk empat aplikasi.

Entah bagaimana, layar dapat dibuka sehingga lebih mirip ponsel yang terdiri dari empat panel. Pada ruang ekstra di layar digunakan untuk menampilkan sembilan ikon aplikasi, bilah pencarian internet, waktu dan cuaca yang lebih luas.

Kemudian layar melebar ke area yang luas dengan delapan panel total yang secara bersamaan menampilkan array seperti tablet dengan 16 icon yang diantaranya adalah umpan berita, bilah pencarian, dan informasi untuk waktu / cuaca. Renderings yang diperlihatkan oleh LetsGoDigital memperkuat desain asli dengan layar tampak lebih bagus karena menggunakan area tampilan yang agak berbeda.

IBM menjelaskan bahwa konsepnya adalah untuk memperluas layar dengan menggunakan “satu set slide yang membentuk kompartemen penyimpanan” yang mampu mengenali dan memanfaatkan ukuran tampilan layar yang lebih besar ketika panel tambahan dikeluarkan.

Sementara implikasi utama dari konsep ini adalah untuk memperluas tampilan jam tangan secara radikal ke ukuran tablet, IBM juga memperlihatkan konfigurasi di mana layar jam tangan kecil dapat digandakan atau tiga kali lipat ke ukuran sub-smartphone menggunakan panel yang lebih kecil, seperti sebuah meja dengan tambahan yang bisa lipat.

Sepertinya kita tidak akan melihat perangkat IBM ini dalam waktu dekat. Namun, IBM telah memberikan penghargaan kepada karyawannya karena telah mematenkan penemuannya tersebut.

Dengan mengikat paten untuk promosi dan pengakuan internal akan memberikan perusahaan lisensi untuk melakukan inovasi dan perlindungan terhadap tuntutan hukum. Walaupun demikian saat prosesor jangan tangan pintar telah mampu, wujud mungil itu akan memberi kemungkinan menjadi hambatan terbesar mereka, membuat tampilan sliding, lipat, peregangan, dan adanya dukungan AR lebih diminati.

Perusahaan-perusahaan teknologi raksasa seperti Samsung dan Huawei baru mulai menawarkan ponsel pintar yang layarnya dapat dilipat yang dapat berubah bentuk menjadi tablet PC, meskipun harga sangat tinggi dan desain yang masih dipertanyakan. Pesaing yang lebih kecil seperti Nubia telah mengembangkan jam tangan pintar dengan layar besar dengan fitur seperti ponsel.(hh)