Laptop Ini Laku Di Jual Dengan Harga 1,3 Juta Dolar

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Apa laptop terburuk yang bisa dibeli? Jika anda berpikir tentang kinerja atau spesifikasinya, maka anda salah. Coba kita pikirkan segala jenis malware berbahaya yang ada dan seseorang mengisi laptopnya dengan malware-malware yang telah menyebabkan kerusakan sebesar 95 miliar dolar lebih dan memasang laptopnya untuk dilelang. Kemudian seseorang membelinya dengan harga 1.345.000 dolar.

Guo O Dong adalah seorang seniman yang ingin membuat pernyataan tentang bagaimana dunia digital dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Dia mengatakan kepada The Verge bahwa ia memiliki fantasi ini bahwa hal-hal yang terjadi di komputer tidak dapat benar-benar memengaruhi manusia, tetapi tentu saja hal ini tidak masuk akal.

Tentu saja hal tersebut tidak masuk akal, tetapi berapa banyak orang yang benar-benar terhibur dengan fantasi Guo O Dong? Apakah benar-benar banyak orang di luar sana yang tidak pernah mendengar malware, pencurian identitas, cyberbullying, atau pelanggaran data? Siapa yang tidak pernah mengalami konsekuensi negatif yang berasal dari hilangnya data yang belum disimpan atau pembelian online yang salah?

Guo O Dong tampaknya berpikir ada orang-orang yang tidak mengetaui hal tersebut, jadi ia mengisi sebuah Netbook Samsung NC10-14GB 10,2-inci dari 2008 yang menjalankan Windows XP dengan virus serta malware seperti ILOVEYOU, MyDoom, SoBig, WannaCry, DarkTequila dan BlackEnergy.

Dia menyebutnya laptop tersebut sebagai sebuah karya seni dan menamainya “The Persistence of Chaos”. Perusahaan keamanan siber, Deep Instinct, berpikir apa yang dilakukan oleh Guo O Dong merupakan sebuah ide yang bagus, sehingga mereka bersedia memberikan malware dan bekerjasama dengan Guo O Dong untuk memasangnya pada laptop dengan aman. Kemudian Persistence of Chaos ditawarkan untuk dilelang secara online dan mendapatkan tawaran tertinggi seagai pemenang dengan harga 1.345.000 dolar.

Mungkin anda berpikir bahwa dengan membiarkan seseorang atau siapa pun memiliki “Karya Seni” itu ada seseorang yang tidak waras. Namun, tidak perlu khawatir, karena kemampuan internet komputer dan port yang tersedia telah dinonaktifkan, sehingga tidak berfungsi lagi, sebelum dikirim ke pemenang lelang. (hh)