Mark Zuckerberg Serukan Pemerintah untuk Perkuat Regulasi Internet

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Mark Zuckerberg telah menyerukan kepada pemerintah dan regulator untuk memainkan peran yang lebih aktif dalam menetapkan aturan untuk mengendalikan internet.

Sepert dilansir dari Washington Post, pendiri Facebook itu menyerukan agar ada peraturan ketat untuk konten yang berbahaya, integritas pemilu, privasi dan portabilitas data.

Di dalam tulisannya, Mark menyampaikan bahwa setiap hari kita membuat keputusan tentang tulisan yang berbahaya yang merupakan bagian iklan politik, dan bagaimana mencegah serangan siber yang semakin canggih.

Hal tersebut sangat penting untuk menjaga keamanan sebuah komunitas masyarakat. Tetapi jika kita mulai dari awal, kita tidak akan bisa meminta perusahaan untuk membuat penilaian sendiri. Anggota parlemen sering mengatakan bahwa kita memiliki terlalu banyak kekuasaan atas ucapan yang disampaikan melalui media sosial.

Mark mengatakan bahwa adanya undang-undang penting untuk melindungi pemilu dan itu harus diperbarui. Dia juga mengatakan bahwa Facebook telah membuat perubahan yang signifikan untuk iklan-iklan politik.

Terkait masalah konten-konten berbahaya, Mark mengatakan bahwa Facebook sedang membuat badan independen, sehingga orang dapat mengajukan banding atas sebuah konten yang diposting dan konten apa saja yang bisa dihapus.

Selain itu, Facebook juga telah menerbitkan laporan transparansi tentang seberapa efektif menghapus konten berbahaya, dan Mark juga mengatakan dia percaya setiap layanan internet utama harus melakukannya setiap tiga bulan.

Setelah terjadinya kasus penembakan di Christchurch, Facebook telah berjanji untuk melihat kembali pembatasan untuk streaming langsung dan mengatakan akan melarang segala bentuk separatisme di situs mulai minggu depan.

Dalam hal perlindungan data dan privasi, Zuckerberg mengatakan kerangka kerja yang diharmonisasikan secara global diperlukan.

Dengan semakin banyak negara mengadopsi regulasi seperti GDPR sebagai kerangka kerja bersama, Mark percaya hal tersebut akan baik untuk Internet.

Sementara mengenai portabilitas data, Mark menjelaskan jika pengguna berbagi data dengan satu layanan, pengguna harus dapat memindahkannya ke layanan lain. Ini memberi pengguna pilihan dan memungkinkan pengembang untuk berinovasi dan bersaing.

Ia juga mengatakan bahwa hal tersebut membutuhkan aturan yang jelas tentang siapa yang bertanggung jawab untuk melindungi informasi ketika berpindah antar layanan.

Untuk itu Mark menghimbau pemerintah di seluruh dunia untuk mengembangkan aturan untuk mengatur internet. Menurutnya Facebook memiliki tanggung jawab untuk membantu mengatasi masalah ini, dan ia berharap untuk membahasnya dengan anggota parlemen di seluruh dunia.(hh)