Microsoft Gunakan Software Open Source Untuk Kembangkan Windows

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Setelah beberapa tahun terakhir ini sikap Microsoft terhadap Linux dan software open source terlihat berubah. Bahkan Microsoft telah menggunakan software Open Source untuk kembangkan Windows.

Seperti dilansir dari Zdnet, sejak Satya Nadella mengambil alih kendali di Microsoft banyak perubahan telah terjadi di dalam perusahaan tersebut. Salah satu contohnya bisa dilihat pada kegiatan yang baru saja dilaksanakan perusahaan tersebut di Redmond. Sebuah berita menarik telah disampaikan yang akan merubah keadaan pasar dan juga pada segmen cloud dimana perusahaan teknologi raksasa tersebut saat ini telah mengembangkan platform Azure.

Dengan kata lain, Microsoft juga mengandalkan kekuatannya pada open source dan slogan “Microsoft Loves Linux” (Microsoft Mencintai Linux) semakin terdengar masuk akal.

Beberapa tahun terakhir ini keterlibatan Microsoft di Open Source semakin terlihat, khususnya di platform Azure. Kalau beberapa tahun sebelumnya Open Source dilihat sebagai pesaing, sekarang telah menjadi teman yang kuat dan telah menjadi bagian strategi dari Microsoft.

Bulan Februari lalu Microsoft telah memperlihatkan bahwa ada kemungkinan mereka akan mengadopsi Git platform untuk mengontrol versi software. Git awalnya dikembangkan oleh Linus Trovaldo, yang menjadikannya semacam mekanisme otomatis untuk menyediakan kode bagi pengembangan Linux kernel.

Sebagai tambahan untuk Linux Kernek, saat ini banyak sekali proyek di dunia yang menggunakan sistem untuk mengontrol versi software, misalnya saja Perl, Eclipse, Gnome, KDE, QT, Rubby on Rails, Android, PostgreSQL, Debian, X.org dan lain-lain.

Sekarang setelah lebih dari tiga bulan, Microsoft telah memperlihatkan pembuatan tempat penyimpanan terbesar di Git untuk mendukung Windows. Saat ini, hampir semua programmer Windows telah menggunakan platform Git dan pada beberapa bulan mendatang mereka akan melakukan migrasi pada platform tersebut untuk 500 orang engineer.

Menurut Microsoft alasan mereka menggunakan Git, dikarenakan besarnya skala dukungan pada sistem operasi Windows itu sendiri. Berikut ini jumlah besarnya dukungan terhadap Windows:

  • Saat ini ada sekitar 4000 engineer bekerja untuk pengembangan Windows.
  • Sistem operasi ini memiliki 3,5 juta files, dan apabila di tempatkan pada Git akan menggunakan sekitar 300 GB ruang penyimpanan, untuk kode saja.
  • Untuk kode ada sekitar 6,600 perbaikan setiap harinya dan rata-rata 8,500 publikasi per harinya.
  • Setiap harinya lebih dari 1,760 “lab builds” berbeda untuk Windows dibuat.(hh)