Pangeran Inggeris akan Berbicara di Acara Internet Lie Machine

logo huawei

Pangeran Harry akan berbicara di sebuah acara yang bertemakan kesalahan informasi online dan menangani “Internet lie machine” atau yang dikenal juga sebagai mesin kebohongan internet.

Pangeran Harry akan mengambil bagian dalam diskusi virtual tentang misinformasi selama KTT RE:WIRED pada 9 November, yang diselenggarakan oleh majalah Wired.

Ia telah mengkritik keras para raksasa media sosial dan media berita, maka ia akan membidik “propaganda media dan kebencian online” sebagai bagian dari diskusi panel.

Penyelenggara KTT mengatakan bahwa Pangeran Harry (Duke of Sussex) akan bergabung dengan pakar informasi pada sesi yang berjudul The Internet Lie Machine (atau dikenal juga sebagai mesin kebohongan internet), ia yang akan memeriksa seberapa besar sebenarnya kebohongan di internet. Hal ini bertujuan untuk menginformasikan diri kita sendiri, komunitas kita, dan masyarakat kita agar waspada ketika mangakses internet.

“Ketika sistem algoritme dari media sosial menghargai nilai kejutan atas kenyataan, ketika garis antara fakta dan fiksi melemah setiap hari, ketika propaganda media dan kebencian online merajalela, panel akan memeriksa bagaimana kita bisa sampai di sini, mungkin yang lebih penting, bagaimana kami bisa mendapatkan jalan keluar dari kekacauan ini,” jelasnya.

Situs web tersebut menjanjikan kontribusi dari seorang advokat hak-hak sipil terkemuka yang memahami adanya tabrakan antara informasi yang salah dan keadilan rasial, serta seorang pemimpin global yang mengambil informasi  salah dalam mengejar era baru yang dipenuhi dengan kebenaran.

Duke of sussex ini juga akan bergabung dengan Renée DiResta, manajer penelitian teknis di Stanford Internet Observatory, Rashad Robinson dari Komisi Aspen untuk Gangguan Informasi, dan editor Wired pada umumnya Steven Levy.

Pembicaraan tersebut merupakan bagian dari acara dua hari yang merupakan sebuah rangkaian percakapan virtual antara para teknolog dan pemimpin pada bidang sains, keamanan siber, seni, dan hiburan yang membuat kita  berpikir keras tentang konsekuensi teknologi terhadap masyarakat, ekonomi, keberlanjutan, dan masa depan kita.

Pihak penyelenggaara mengatakan acara ini akan bertujuan untuk “mengatasi beberapa tantangan paling kritis di dunia dan mengeksplorasi solusi berkelanjutan dan strategis yang diperlukan untuk mengatasi tantangan tersebut baik itu dari sisi dari aksi komunal hingga inovasi heroik.

%d bloggers like this: