Pistol Berlaras Ganda Mirip Smartphone

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Sebuah pistol berlaras ganda yang dapat dilipat hingga menyerupai smartphone telah membuat pihak kepolisian khawatir.

Dibuat oleh Ideal Conceal, sebuah perusahaan yang baru saja berdiri di Minnesota, Amerika Serikat. Menurut pihak Ideal Conceal di website mereka, “Saat ini smartphone di gunakan dimana-mana, dan pistol baru ini akan mudah membaur tanpa ada yang dapat melihat perbedaannya”.”Apabila dalam keadaan terkunci maka akan sulit terdeteksi karena akan tersembunyi bentuknya”.

Pistol ini sangat mudah dibawa ketika di masukan ke dalam dompet ataupun di jepitkan pada ikat pinggang, jelas perusahaan tersebut.

Namun di karenakan bentukanya yang menyerupai smartphone, maka ini membuat khawatir para petuga polisi, lapor CNN Money.

“Secara umum, apa pun konsep untuk menyembunyikan sebuah senjata, sehingga tidak terlihat bentuk senjatanya, sudah pasti akan menimbulkan kekhawatiran,” ujar Bill Johnson, Direktur Eksekutif dan Dewan Umum dari Asosiasi Persatuan Organisasi Kepolisian di Amerika Serikat.

Idea Conceal telah mengeluarkan harga sebesar 395 dollar dan akan dapat mulai di beli pada pertengahan tahun 2016. Hal ini berdasarkan informasi yang mereka umumkan di website mereka. Sang pembuat Kirk Kjellberg menginformasikan pihak CNN Money bahwa dia telah menerima sebanyak 2,500 email dari orang-orang yang ingin membeli pistol tersebut.
Kjellberg menjelaskan bahwa pistol tersebut tidak dapat di tembakkan dalam keadaan posisi tertutup.

Pistol ini dapat di isi dua peluru yang di masukan ke dalam dua larasya, peluru yang di gunakan berkaliber .380 dari jenis Derringer yang memiliki sistim tembak yang tidak berbahaya.

CNN Money melaporkan, walaupun bentuknya tidak terlihat, pistol tersebut memerlukan surat ijin membawa senjata tersembunyi. Tergantung di negara bagian dan hukum masing-masind daerah yang berlaku.

Pada websitenya The Ideal Conceal menyarankan agar pengguna memastikan undang-undang membawa senjata tersembunyi di negara bagiannya masing-masing.