Ponsel Android Go Pertama Telah Hadir

logo huawei

Tahun lalu, Google telah mengatakan bahwa mereka sedang melakukan percobaan membuat Android dapat berjalan cepat dan lancar di perangkat kelas bawah. Inisiatif ini disebut Android Go, dan ponsel pertama yang menjalankannya secara teknis telah hadir. Hari ini Alcatel telah mengumumkan hadirnya ponsel “Android Oreo (Go Edition)”. Ponsel ini disebut Alcatel 1X.

Alcatel 1X merupakan ponsel low-end yang telah mengusung “Android Oreo (Go Edition)”, ini artinya secara teknis harus memberikan kesan dan nilai lebih ketimbang spesifikasinya. Tetapi ketika dicoba oleh tim dari The Verge, ternyata sistem operasinya tidak berjalan lancar, terlepas dari optimisasi yang telah dilakukan Google.

Namun, Google mengatakan bahwa ponsel tidak menjalankan sistem operasi yang dikembangkan untuk konsumen. Sementara perwakilan dari Alcatel mengindikasikan masalah tersebut terjadi karena menggunakan perangkat praproduksi. Lagipula ponsel tersebut baru akan dikirimkan dua bulan lagi. Untuk itu banyak pemerhati Android yang menantikan peluncuran tersebut untuk memahami apakah masalah ini hanya terjadi pada ponsel Alcatel yang telah uji.

Unit pertama dari 1X yang dicoba oleh tim dari The Verge, terasa sangat lamban dan tersendat – sendat ketika daftar aplikasi dibuka. Kamera juga tidak dapat menyimpan gambar dan entah bagaimana tombol mendadak berubah dari resolusi rendah menjadi tinggi setelah dibuka. Seharusnya itu tidak mungkin terjadi.

Kemudian tim mencoba unit kedua dari 1X hanya untuk memastikan apakah masalah yang sama akan terjadi. Ternyata unit kedua bekerja lebih baik, padahal perangkat menggunakan hardware yang sama. Tetapi ketika aplikasi antarmukanya diakses masih terasa tersendat – sendat. Secara keseluruhan tim tidak mendapat pengalaman yang terlalu baik, setidaknya ponsel tidak rusak.

Spesifikasi 1X memang benar – benar minimal, ia memiliki prosesor MediaTek quad-core, RAM 1GB, penyimpanan 16GB, dan layar 5,3 inci dengan ukuran pixel 960 x 480. Tersedia port Micro USB untuk mengisi ulang baterai. Sementara ini layar cukup baik karena memiliki rasio aspek 18:9, sehingga bezelnya agak dipangkas di bagian atas dan bawah. Salah satu kekurangannya adalah beberapa model ponsel tidak akan menyertakan sensor sidik jari termasuk fitur pengenalan wajah. Ponsel ini akan diluncurkan pada bulan April dengan harga 100 Euro untuk varian satu SIM dan 110 Euro untuk varian dual SIM.(hh)

Sumber