PSN akan Luncurkan Satelit Untuk Beri Akses 4G Pada 25 Juta Pelanggan

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) akan meluncurkan satelit Nusantara Satu (N1) pada bulan Februari 201. Satelit ini memiliki teknologi satelit throughput tinggi (HTS) pertama yang digunakan di Indonesia.

Seperti dilansir dari situs web Kompas, Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso mengatakan bahwa tujuan diluncurkannya satelit tersebut akan memberikan kapasitas bandwidth terbesar dari semua satelit milik Indonesia. Selain itu bertujuan untuk meningkatkan layanan telekomunikasi di daerah-daerah terpencil di mana sekitar 25 juta orang belum dapat menikmati koneksi broadband 4G.

“Kebutuhan internet sangat tinggi, ada sekitar 25 juta orang yang tidak memiliki koneksi internet yang memadai. Mereka adalah target kami, ”kata Adi pada hari Rabu seperti yang dilaporkan oleh kompas.com.

“Indonesia sebagai negara kepulauan harus meningkatkan layanan internet karena jika tidak, maka kesenjangan layanan akan semakin meluas,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan dengan menyediakan akses internet di seluruh negeri ini akan mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan layanan publik, karena program seperti pengajuan tunggal online (OSS) tidak akan berfungsi dengan baik tanpa adanya koneksi internet yang memadai.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa pendidikan juga akan didukung dengan adanya ketersediaan akses internet yang baik.

“Guru-guru di daerah terpencil juga perlu mengambil item tes dan bahan pembelajaran, sehingga mereka bisa mengajar sesuai dengan standar nasional,” jelasnya.

“Dengan peluncuran N-1, kami berharap akan dapat memperluas jangkauan kami dalam dua hingga dua setengah tahun setelah satelit mulai beroperasi,” ujarnya.

Satelit N-1 dibuat oleh Space System Loral (SSL) di California, Amerika Serikat, yang menggunakan platform SSL-1300 140 dengan usia desain selama 15 tahun. Nusantara Satu terdiri dari 52 transponder yang di antaranya 38 transponder C/Ext-C Band dan 8 spotbeam Ku-Band serta memiliki berat 4,7 ton dan memiliki kapasitas 15 gigabit per detik.

Sementara untuk peluncuran Nusantara Satu telah dijadwalkan pada 18 Februari mendatang di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat. Roket buatan SpaceX akan mengantarkan Nusantara Satu ke luar angkasa.(hh)