Update Terbaru Chrome Gunakan Sedikit Memori

logo huawei

Jakarta – Ada kabari baik bagi para Netizen yang menggunakan Chrome setiap harinya, karena Tim Chromium di Google telah berhasil menemukan cara agar konsumsi RAM pada pemakaian Chrome bisa berkurang. Saat ini RAM yang dikonsumsi oleh Chrome 53 sangat tinggi.

Memori merupakan sumber daya yang dibutuhkan dalam sebuah perangkat komputasi yang akab membuat aplikasi berjalan lebih cepat. Dengan kurangnya RAM, Chrome akan memperlambat kinerja komputer. Sudah tidak dipungkiri lagi kalau Chrome banyak mengkonsumsi memori. Apalagi kalau banyak tab Chrome yang dibuka, bisa dipastikan tidak banyak memori tersedia untuk aplikasi lain. Bahkan, Chrome bisa menggunakan banyak RAM, tanpa menyediakan RAM yang cukup untuk dirinya sendiri jika terlalu banyak tab terbuka.

Melalui riset dan uji coba yang cukup lama akhirnya pada Chrome 55 nanti konsumsi memori saat penggunaan Chrome akan berkurang. Chrome 55 akan dilengkapi mesin JavaScript yang telah diperbaiki kinerjanya. Dengan menggunakan peningkatan ini pada JavaScript, maka konsumsi memori akan turun secara signifikan. Banyak perbaikan dramatis yang dilakukan pada Chrome 55, karena saat ini banyat situs-situs yang dikembangkan dengan menggunakan JavaScript.

Uji coba langsung dilakukan terhadap beberapa situs, diantaranya YouTube, Reddit dan New York Times. Hasilnya memperlihatkan sebesar 50 persen jauh lebih sedikit ketimbang konsumsi memori pada Chrome 53.

Namun, saat ini kita masih harus menunggu, karena baru 6 Desember nanti versi terbaru ini baru bisa kita gunakan pada komputer desktop. Apabila terlalu lama mengunggu kita bisa mencoba versi pra-rilisnya, kalau memang bersedia. Seperti dilansir dari engadget.com.

Perlu di ingat dengan adanya pembaharuan dari Chrome ini tidak berarti kinerja seluruh sistem meningkat. Hal dapat dirasakan ketika pengguna menggunakan perangkat yang tidak memiliki memori cukup banyak ketika mulai menggunakannya. Selain penggunaan Chrome bersama aplikasi lain juga akan memberikan dampat pada sistem, apalagi dengan membuka banyak Tab.

Sementara Tim pengembang di Google masih terus melakukan penelitian agar lebih perbaikan bisa lebih banyak dihasilkan. Terutama pada perangkat entry-level yang masih banyak menggunakan RAM kurang dari 1 GB.