5 Hal Menarik Dari Sony di CES 2020

logo huawei

Seperti dilansir dari What HiFi?, kali ini salah satu inovasi yang diambil oleh Sony adalah membuat mobil dan sepertinya mobil cukup bagus sebagai permulaan. CEO Sony, Kenichiro Yoshida, memulai konferensi pers dengan mengatakan bahwa target dari perusahaannya tahun ini adalah lebih mendekatkan diri dengan orang, lebih dekat dengan konsumennya dan lebih dekat dengan pencipta.

Sony membuat mobil

S-Vision adalah konsep tetapi konsep yang sangat nyata, bisa dikendarai dan dibuat oleh Sony dengan sedikit bantuan dari beberapa mitranya. Banyak muncul pembicaraan di masa lalu tentang perusahaan seperti Google atau Apple yang juga membuat mobil. Jadi, ini bukanlah hal yang aneh, untuk sebuah perusahaan teknologi untuk melakukan inovasi serupa.

Sementara konsep Sony untuk mobil buatannya tentu lebih mengandalkan kecanggihan teknogi audio sistem yang telah mereka sangat kuasai. Mobil buatan Sony ini memiliki banyak pengeras suara yang terpasang di setiap kursi, sehingga mendukung lingkungan yang luar biasa untuk total surround soundscape. Ini menjadikannya mobil listrik yang sempurna untuk menikmati audio.

Teknologi audio itu dikontrol melalui layer sentuh tampilan konten dan panel navigasi yang sangat user friendly. Lebih menarik, adalah bahwa S-Vision dan Sony 360 Reality Audio bisa menjadi perpaduan yang sempurna dari dua konsep besar.

Hadirkan apa yang ingin disampaikan artis

Ketika Sony berbicara tentang musik atau video baik itu pada TV, ponsel atau kamera, hasil akhirnya selalu tentang memberikan konten kepada konsumen seperti apa yang dimaksudkan pembuat konten atau artisnya.

Untuk teknologi 360 Reality Audio, ini tentang bagaimana produser musik dapat menempatkan trek audio di soundscape dan menghadirkan musik yang menyentuh perasaan pada pendengarnya melalui struktur spasial serta pengaturan nada.

Sementara untuk video, ini merupakan kelanjutan dari Mode Kalibrasi Netflix dan sertifikasi IMAX Enhanced untuk TV Sony kelas atas yang juga menghadirkan cita rasa apa yang dimaksud dan ingin disampaikan oleh sang artis.

TV dengan teknologi terbaik dan lebih terjangkau

Ketimbang memukau konsumen dengan TV yang menghadirkan layar lengkung dan konsep TV lainnya, Sony memutuhskan untuk mengambil pendekatan yang lebih dewasa. Melalui CES 2020 ini, Sony mengumumkan akan menghadirkan TV yang lebih terjangkau, sehingga dapat dinikmati banyak pelanggan tahun ini.

Pada tahun 2019 untuk TV HD 8K harga berkisar di 200 juta Rupiah, model 85 inchi ZG9 Master Series. Meskipun belum terlihat berapa harga di tahun 2020, sepertinya akan peluang bagus bahwa seri Sony ZH8 yang baru diumumkan akan jauh lebih terjangkau.

Bahkan lebih jauh Sony telah mendorong fiturnya sejauh mungkin. Jadi, kita akan menemukan panel teknologi speaker bergetar, Sound-from-Picture Reality dan Acoustic Multi-Audio, Sony XH90 TV LED full-array, dengan frame rate 120fps pada resolusi 4K.

Teknologi gaming

Sudah sangat jelas bahwa gaming akan sangat banyak pada agenda di CES 2020. Bagi Sony, hail ini sudah menjadi bagian dari teknologi TV-nya.

Untuk memanjakan para gamer Sony telah memastikan bahwa teknologi pengeras suara TV-nya hadir secanggih mungkin untuk memberikan pengalaman audio yang tidak terlupakan. Dan bahkan untuk konfigurasi yang tidak menjanjikan gameplay frame rate tinggi, disediakan opsi konektivitas yang mudah untuk semua perangkat game serta kemampuan hands-free sehingga konsumennya dapat menjalankan judul favorit mereka dengan suara mereka sendiri.

Tidak ada peluncuran produk

Namun dari semua teknologi yang dihadirkan oleh Sony ada kekurangan dari produk audio Sony yang diluncurkan pada CES 2020. Memang ada tiga perangkat konsep Sony 360 Reality Audio yang dipamerkan tetapi tidak satu pun produk yang benar-benar diluncurkan pada kegiatan tersebut.

Dibandingkan dengan kegiatan di IFA yang diadakan pada bulan Agustus 2019, Sony hadir dengan produk Walkmans, headphone, dan speaker Signature Series. Mungkin saja Sony masih memiliki sesuatu yang belum diluncurkan pada CES 2020. Kita lihat saja, apakah ada kejutan lain dari Sony. (hh)