Google Maps Bantu Pengguna Hindari Tempat Ramai

logo huawei

Sejak terjadinya pandemi COVID-19 telah mengubah cara kita menjalani kehidupan sehari-hari salah satunya ketika ingin berpergian. Keselamatan menjadi perhatian utama konsumen di seluruh dunia.

Guna membantu pengguna melakukan perjalanan dengan aman, Google Maps merilis pembaruan yang bertujuan untuk membantu pengguna untuk menghindari tempat-tempat ramai.

Seperti yang kita ketahui, menghindari daerah atau tempat-tempat ramai adalah hal sulit. Ketika pengguna menyadari bahwa ada keramaian di suatu tempat yang dituju, Google Maps akan memperingatkan pengguna bahwa perjalanannya akan terkena dampak oleh pembatasan COVID-19.

Dilansir dari situs web Warringtonguardian.co.uk, ketika pengguna mencari arah transportasi umum untuk melakukan perjalanan yang terkena dampak pandemic, Google Maps akan menampilkan peringatan terkait COVID-19 dan peringatan tersebut berdasarkan data yang tersedia jika informasi dari agensi transit lokal sudah didapatkan.

“Peringatan ini akan membantu anda untuk bersiap jika instruksi pemerintah berlaku di layanan angkutan umum atau mengharuskan anda untuk menggunakan masker di transportasi publik”, dikutip dari postingan di blog resmi Google.

Google Maps akan memberikan peringatan jika ada pos pemeriksaan Covid-19 dan batasan-batasan di sepanjang perjalanan. Jika pengguna berencana untuk pergi ke fasilitas medis atau pusat pemeriksaan Covid-19, Google Maps akan menampilkan persyaratan yang dibutuhkan untuk memasuki fasilitas-fasilitas tersebut, jadi anda tidak akan ditolak saat sampai disana.

Tahun lalu, Google merilis fitur ‘prediksi keramaian’ untuk transportasi publik. Fitur ini didukung oleh pengendara yang sudah melewati suatu wilayah, yang kemudian menginformasikan kepada pengendara lainnya tentang kondisi keramaian transportasi publik.

“Fitur ini akan dirilis pada beberapa minggu kedepan dan didukung oleh data anonim yang
teragregasi dari pengguna yang setuju pada pengunaan Google Location History, pengaturan akun Google yang di nonaktifkan secara default,” seperti dikutip dari blog resmi Google.

Pembaruan ini akan tersedia pada perangkat Android dan iOS. Pengguna dapat meng-upgrade versi terbaru untuk mendapatkan fitur dari Google. Sebelumnya pengguna dapat memeriksa apakah perangkat perlu ditingkatkan dengan masuk melalui pengaturan.

Untuk ponsel Android, buka Pengaturan> Sistem> Pembaruan Sistem. Pada perangkat iOS (Apple), buka Pengaturan> Umum> Pembaruan Perangkat Lunak.

Google telah mengonfirmasikan bahwa pembaruan ini akan dirilis secara global, dan bagi pengguna yang ada di Inggris, pembaruan tersebut sudah bisa diakses minggu ini. Fitur ini sudah tersedia di negara Argentina, Australia, Belgium, Brazil, Kolumbia, Perancis, India, Meksiko, Belanda, Spanyol dan Thailand.(na/hh)