Google Tidak Akan Menjadi Mesin Pencari Utama Di Android

logo huawei

Google telah mengumumkan mesin pencari alternatif yang digunakan oleh para pengguna Android di Uni Eropa. Ini artinya Google tidak akan lagi menjadi mesin pencari default di perangkat Android.

Setelah denda yang diterima Google dari Komisi Uni Eropa pada tahun 2018, perusahaan yang berkantor pusat di Mountain View itu tampaknya telah belajar dari kasus tersebut.

Itu sebabnya, Google memutuskan untuk mencari dan menawarkan alternative mesin pencari sehingga para pengguna Android dapat memilih mesin pencari sesuai pilihan mereka. Ini akan dimungkinkan melalui layar pilihan baru yang akan muncul pada semua ponsel Android yang dikonfigurasi untuk pertama kalinya.

Pada layar ini, pengguna Android dapat memilih mesin pencari yang berbeda dari Google, ada tiga alternatif yang tersedia, tetapi ini tergantung pada negara dari pengguna Android.

Sebelumnya Google telah mengadakan lelang untuk memilih opsi yang akan mendampingi mesin pencari Google di menu baru itu. Mesin pencari yang diperlihatkan kepada pengguna akan bervariasi untuk setiap negara Uni Eropa.

Melaui sistem lelang ini penyedia mesin pencari akan memberi tahu Google berapa mereka bersedia membayar Google setiap kali pengguna memilih produk mereka sebagai default. Tiga penawar tertinggi kemudian ditampilkan kepada pengguna. Proses ini diulang setiap empat bulan.

Dalam proses lelang tersebut, ada harga awal minimum di setiap negara. Selain itu, tiga mesin pencari yang menawarkan harga terbaik adalah mereka yang menemani Google di layar sambutan baru.

Pemenang utama dalam lelang ini adalah DuckDuckGo. Ini akan menjadi salah satu dari tiga mesin pencari alternatif yang ditawarkan oleh Google untuk Android di semua negara Eropa, yang akan mulai berlaku pada 1 Maret 2020 mendatang.

Jika anda seorang yang menyukai privasi, maka DuckDuckGo cocok untuk anda. Ini adalah mesin pencari yang tidak melacak penggunanya. Mesin pencari in juga tidak meminta informasi pribadi pengguna dan tidak menggunakannya untuk melakukan pencarian di web.

Itulah yang menjadu kekuatan mesin pencari itu dan itulah yang ditawarkannya kepada semua penggunanya: privasi. Namun, ini bukan mesin pencari tidak seperti yang dimiliki Google. Jadi beberapa fitur yang sudah biasa digunakan di Google tidak tersedia di mesin pencari baru itu.(hh)